alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Dinas Ajukan 541 GTT-PTT untuk Dapatkan Subsidi Gaji

Dinas Ajukan 541 GTT-PTT untuk Dapatkan Subsidi Gaji

MAYANGAN, Radar Bromo– Rencana pemerintah memberikan subsidi gaji terhadap guru honorer disambut baik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo. Kini, Disdikbud telah menyiapkan data untuk mengajukan 541 orang.

Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Moch. Maskur mengatakan, hingga saat ini ada total 541 Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT-PTT) di lingkungan Pemkot. Terdiri dari 260 GTT, 274 PTT, dan 7 pegawai kontrak.

Maskur mengaku sejauh ini masih menunggu intruksi lanjutan mengenai sejumlah persyaratannya. Namun, ia memastikan siap memberikan data jika diperlukan untuk tambahan gaji atau subsidi gaji bagi GTT-PTT di lingkungannya. “Untuk pengajuannya, kami masih menunggu petunjuk lanjutan. Yang jelas kami siap memberikan data yang diminta,” ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah akan mengusulkan sisa anggaran subsidi gaji dalam program Bantuan Subsidi Upah untuk guru honorer. Baik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun Kementerian Agama (Kemenag).

Karena banyak permintaan guru honorer di Kemendikbud maupun Kemenag, yang berharap dapat manfaat subsidi upah, maka direkomendasikan dapat program yang sama melalui kementerian terkait. Awalnya, anggaran yang dialokasikan untuk penerima bantuan subsidi upah adalah untuk 15,72 juta pekerja dengan total anggaran Rp 37,74 triliun.

Namun, berdasarkan data yang sudah divalidasi BPJS Ketenagakerjaan, hingga 30 September 2020, hanya ada 12,4 juta pekerja yang layak mendapatkannya. Karenanya, terdapat selisih anggaran. (rpd/rud)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.