Semalam, Amankan Puluhan Botol Miras-Pemandu Lagu

KANIGARAN, Radar Bromo – Peredaran minuman keras (miras) di Kota Probolinggo, ternyata masih marak. Jumat malam (27/9), puluhan botol miras diamankan Satpol PP Kota Probolinggo bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur. Tak hanya miras, mereka juga mengamankan empat pemandu lagu.

Pertama, petugas merazia sebuah toko di Kampung Keles atau belakang Lapas IIB, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Di sana, petugas mendapatkan puluhan botol arak. Kemudian, bergeser ke sebuah warung kopi dan toko di simpang empat Jalan K.H. Mas Mansyur. Di sana, petugas memergoki empat pemuda berpesta miras.

Ke empat pemuda itu mengaku mendapatkan miras dari warung di tempatnya mabuk. Namun, pemilik warung mengaku hanya menjual miras sisa. “Tapi, di dalam kami menemukan puluhan botol arak. Langsung kami angkut. Begitu juga pemuda yang sedang minum,” ujar Kasatpol PP Jatim, Budi Santosa.

Petugas kemudian bergeser ke sebuah warung yang juga menyediakan jasa karaoke di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo. Hasilnya, petugas mendapati empat pemandu lagu sedang melayani tamu. Petugas juga mendapati puluhan botol bir. “Miras beserta sejumlah pemadu lagu kami angkut ke kantor Satpol PP,” ujarnya.

Cukup banyak miras yang malam itu diamankan. Di antaranya, ada 146 botol arak dan 98 bir. Ada juga empat pemandu lagu dan empat pemuda mabuk. “Kedatangan kami ke Kota Probolinggo, tidak ada atensi khusus. Hanya untuk menjalankan program dari Gubernur, yakni Jatim Harmoni,” ujar Budi.

Kasi Ops Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma menambahkan, para penjual miras itu akan di-tipiring, sedangkan pemuda yang berpesta miras dan pemandu lagu akan dibina. “Pemandu lagu ini kami akan kirimkan ke Dinsos (Dinas Sosial) untuk dibina,” ujarnya.

Hendra berjanji akan terus memantau lokasi yang telah dirazia. Jika tempat tetap menjual miras, pihaknya akan bentindak lebih tegas. “Kami akan terus pantau. Jika memang masih tetap menjual miras, akan kami tutup,” ujarnya. (rpd/rud)