alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Imunisasi Difteri di Gili Ketapang Masih Jauh dari Target

SUMBERASIH, Radar Bromo – Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo untuk melakukan imunisasi difteri secara masal di Desa Gili Ketapang belum juga tuntas. Sudah sepekan lebih, imunisasi ulang belum juga capai 5.000 warga. Kondisi itu, membuat dinkes untuk menambah satu tim untuk mobile.

Hal itu disampaikan Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Mujoko. Saat dikonfirmasi, Mujoko mengatakan, target imunisasi masal di pulau Gili Ketapang sekitar 8.628 jiwa. Namun ternyata, saat dilakuman imunisasi ulang jauh dari target. Target awal seluruh penduduk itu tuntaa imunisasi masal selama 5 hari. Namun kenyataannya, sudah 2 pekan belum juga capai 5.000 jiwa.

“Hingga kemarin itu, imunisasi masal belum sampai 5 ribu jiwa. Targetnya sekitar 8 ribu lebih penduduk,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (28/3).

Imunisasi Masal Warga Gili usai Penderita Difteri Meninggal Dunia

Mujoko menerangkan, selama ini tim yang diturunkan ada 7 tim. Tiap tim terdiri sekitar 6 orang. Nah, untuk mempercepat imunisasi masal secara menyeluruh, ditambah 1 tim yang bertugas mobile. Dengan harapan, semua warga yang belum imunisasi ulang untuk segera diimunisasi.

“Kami tambah 1 tim karena selama ini 7 tim itu yang ada di pos, ternyata belum maksimal. Dengan harapan, tim mobile itu bisa membantu mempercepat imunisasi ulang pada seluruh warga Gili Ketapang,” harapnya.

SUMBERASIH, Radar Bromo – Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo untuk melakukan imunisasi difteri secara masal di Desa Gili Ketapang belum juga tuntas. Sudah sepekan lebih, imunisasi ulang belum juga capai 5.000 warga. Kondisi itu, membuat dinkes untuk menambah satu tim untuk mobile.

Hal itu disampaikan Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Mujoko. Saat dikonfirmasi, Mujoko mengatakan, target imunisasi masal di pulau Gili Ketapang sekitar 8.628 jiwa. Namun ternyata, saat dilakuman imunisasi ulang jauh dari target. Target awal seluruh penduduk itu tuntaa imunisasi masal selama 5 hari. Namun kenyataannya, sudah 2 pekan belum juga capai 5.000 jiwa.

“Hingga kemarin itu, imunisasi masal belum sampai 5 ribu jiwa. Targetnya sekitar 8 ribu lebih penduduk,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (28/3).

Imunisasi Masal Warga Gili usai Penderita Difteri Meninggal Dunia

Mujoko menerangkan, selama ini tim yang diturunkan ada 7 tim. Tiap tim terdiri sekitar 6 orang. Nah, untuk mempercepat imunisasi masal secara menyeluruh, ditambah 1 tim yang bertugas mobile. Dengan harapan, semua warga yang belum imunisasi ulang untuk segera diimunisasi.

“Kami tambah 1 tim karena selama ini 7 tim itu yang ada di pos, ternyata belum maksimal. Dengan harapan, tim mobile itu bisa membantu mempercepat imunisasi ulang pada seluruh warga Gili Ketapang,” harapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/