alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Nelayan Mayangan Hilang usai Terjatuh saat Melaut di Kalibuntu

MAYANGAN, Radar Bromo – Menjadi nelayan risikonya memang besar. Apalagi saat seperti sekarang, ketika cuaca ekstrem kerap terjadi. Jumat (28/1) seorang nelayan asal Jalan Ikan Dorang, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, hilang lantaran terjatuh saat melaut.

Nelayan bernasib apes itu diketahui bernama Engkos, 47. Sampai Jumat sore, petugas Polairud Polres Probolinggo masih melakukan penyisiran pantai untuk mencari korban.

Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno menerangkan, mulanya pada Jumat (28/1) sekitar pukul 06.00 Kapal Mesin (KM) Anugerah Jaya 1 tengah menarik jaring ikan di perairan sebelah utara Kalibuntu. Tiba-tiba Engkos yang saat itu bertugas menarik jaring, terjatuh dari kapal ke laut.

“Nelayan lainnya berusaha menolong korban, namun korban tenggelam. Hingga pukul 16.00 Engkos masih belum ditemukan,” terang AKP Slamet.

Lantaran belum ditemukan, selanjutnya anggota kapal lainya menghubungi petugas. Kemudian petugas gabungan langsung membantu melakukan penyisiran. “Hasanudin sebagai pemilik kapal langsung menghubungi dan melaporkan kejadian tesebut pada kami,” tambahnya.

Begitu menerima laporan, Polairud langsung melakukan pencarian. Termasuk ke tepi pantai. Jika ada yang menemukan korban, polisi meminta agar siapapun yang melihat segera melapor.

“Kami terus melakukan penyisiran di perairan sekitar, termasuk ke Kalibuntu untuk menginfokan jika ada temu mayat,” bebernya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Menjadi nelayan risikonya memang besar. Apalagi saat seperti sekarang, ketika cuaca ekstrem kerap terjadi. Jumat (28/1) seorang nelayan asal Jalan Ikan Dorang, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, hilang lantaran terjatuh saat melaut.

Nelayan bernasib apes itu diketahui bernama Engkos, 47. Sampai Jumat sore, petugas Polairud Polres Probolinggo masih melakukan penyisiran pantai untuk mencari korban.

Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno menerangkan, mulanya pada Jumat (28/1) sekitar pukul 06.00 Kapal Mesin (KM) Anugerah Jaya 1 tengah menarik jaring ikan di perairan sebelah utara Kalibuntu. Tiba-tiba Engkos yang saat itu bertugas menarik jaring, terjatuh dari kapal ke laut.

“Nelayan lainnya berusaha menolong korban, namun korban tenggelam. Hingga pukul 16.00 Engkos masih belum ditemukan,” terang AKP Slamet.

Lantaran belum ditemukan, selanjutnya anggota kapal lainya menghubungi petugas. Kemudian petugas gabungan langsung membantu melakukan penyisiran. “Hasanudin sebagai pemilik kapal langsung menghubungi dan melaporkan kejadian tesebut pada kami,” tambahnya.

Begitu menerima laporan, Polairud langsung melakukan pencarian. Termasuk ke tepi pantai. Jika ada yang menemukan korban, polisi meminta agar siapapun yang melihat segera melapor.

“Kami terus melakukan penyisiran di perairan sekitar, termasuk ke Kalibuntu untuk menginfokan jika ada temu mayat,” bebernya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/