Pantau Peserta Tes SKD CPNS Melalui Monitor, Pemeriksaan Pun Perlu Kontak Tubuh

MAYANGAN, Radar Bromo – Demi menjaga kredibilitas pelaksanaan tes CPNS di Kota Probolinggo, pengawasan tidak hanya dilakukan dengan pemeriksaan badan pada peserta tes. Pengawasan juga dilakukan melalui peralatan yang digunakan peserta untuk ujian.

Hal ini diungkapkan Ngatmari, kepala Bidang Formasi, Informasi, dan Mutasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo.

“Pengawasan terhadap pelaksanaan tes CPNS ini tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan tubuh. Tapi, juga menggunakan peralatan untuk ujian,” ujarnya saat ditemui Senin (27/1).

Ngatmari menjelaskan, di tempat untuk pengantaran oleh keluarga, telah disiapkan komputer untuk memantau nilai peserta. Setiap kali peserta mengerjakan soal, nilainya akan langsung muncul.

“Namun, jika ternyata ada peserta yang kemudian lama tidak mengerjakan soalnya, ini perlu diperiksa juga. Bisa saja kemungkinan menggunakan alat yang dibawa dari luar untuk berkomunikasi. Sehingga, membuat lama untuk proses pengerjaan soalnya,” ujarnya.

Menurut Ngatmari, hal itu perlu diantisipasi. Apalagi, saat ini perkembangan teknologi kerap disalahgunakan. Tak terkecuali ketika ada tes CPNS seperti sekarang.

“Ada kan alat komunikasi yang digunakan di telinga. Itu sebabnya ada pemeriksaan badan untuk mengantisipasi masuknya alat semacam itu. Namun kami juga mengantisipasi pengawasan melalui layar monitor ini,” tambahnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya sejak Senin (27/1) sampai Kamis (30/1) diadakan pelaksanaan tes CPNS di Kota Probolinggo. Lebih dari 2.700 peserta mengikuti tes yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. (put/fun)