alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

53 Gram Sabu tanpa Tersangka Ikut Dimusnahkan

MAYANGAN, Radar Bromo – Peredaran narkoba masih marak di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Dalam setahun ini, Polres Probolinggo Kota mengungkap 46 kasus narkoba dengan 65 tersangka.

Senin (27/12), ribuan pil dan puluhan gram narkotika jenis sabu-sabu itu dimusnahkan di halaman Mapolresta. Total ada sekitar 700 gram sabu-sabu yang diamankan. Tetapi, yang dimusnahkan hanya 53 gram. Puluhan gram barang haram ini pun tidak jelas tersangkanya.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani mengatakan, 53 gram sabu-sabu tanpa tersangka itu ditemukan saat proses penyelidikan dan pengembangan. Barang ini ditemukan, tetapi tersangkanya tidak ditemukan. “Bukti sabu yang ada tersangkanya sudah kami limpahkan ke Kejaksaan, untuk disidangkan,” ujarnya.

Selain sabu-sabu, kemarin banyak barang bukti lain yang dimusnahkan. Di antaranya ada 7.345 butir pil Trihexyphenidyl dan Dextro. Serta, 8 butir pil ekstasi. Ada juga 1.520 botol minuman keras.

“Barang bukti sabu-sabu sebenarnya yang diamankan sekitar 700 gram. Tetapi, hanya 53 gram yang dimusnahkan dan selebihnya dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Wadi.

Ia mengatakan, kasus narkoba selama setahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Namun, tidak signifikan. “Tren kasus narkoba masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Karena situasi pandemi, kecenderungan masyarakat lebih banyak di rumah dan berdampak pada pengguna narkoba naik,” ujarnya. (mas/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Peredaran narkoba masih marak di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Dalam setahun ini, Polres Probolinggo Kota mengungkap 46 kasus narkoba dengan 65 tersangka.

Senin (27/12), ribuan pil dan puluhan gram narkotika jenis sabu-sabu itu dimusnahkan di halaman Mapolresta. Total ada sekitar 700 gram sabu-sabu yang diamankan. Tetapi, yang dimusnahkan hanya 53 gram. Puluhan gram barang haram ini pun tidak jelas tersangkanya.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani mengatakan, 53 gram sabu-sabu tanpa tersangka itu ditemukan saat proses penyelidikan dan pengembangan. Barang ini ditemukan, tetapi tersangkanya tidak ditemukan. “Bukti sabu yang ada tersangkanya sudah kami limpahkan ke Kejaksaan, untuk disidangkan,” ujarnya.

Selain sabu-sabu, kemarin banyak barang bukti lain yang dimusnahkan. Di antaranya ada 7.345 butir pil Trihexyphenidyl dan Dextro. Serta, 8 butir pil ekstasi. Ada juga 1.520 botol minuman keras.

“Barang bukti sabu-sabu sebenarnya yang diamankan sekitar 700 gram. Tetapi, hanya 53 gram yang dimusnahkan dan selebihnya dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Wadi.

Ia mengatakan, kasus narkoba selama setahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Namun, tidak signifikan. “Tren kasus narkoba masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Karena situasi pandemi, kecenderungan masyarakat lebih banyak di rumah dan berdampak pada pengguna narkoba naik,” ujarnya. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/