alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

GENDING,Radar Bromo – Pencarian Wahyu Ibrahim, 16, remaja asal Dusun Masjid, Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, terus dilakukan. Sabtu (28/11), tim gabungan menemukan mayat seorang laki-laki yang kini masih terus didalami.

Pencarian pada hari ketiga sejak dinyatakan hilang melibatkan tim gabungan. Terdiri dari Basarnas Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Probolinggo, Polair Polres Probolinggo, Polsek Gending, dan Muspika Gending. Mereka juga dibantu warga setempat.

Penyisiran yang semula hanya dilakukan di muara dan bibir pantai Gending, diperluas hingga ke tengah laut. Akhirnya, diperoleh informasi dari seorang nelayan yang melihat mayat yang mengapung di perairan Pulau Gili.

Baca juga: Remaja Banyuanyar Kidul Hilang di Muara Gending

“Pencarian pada sorti kedua masih belum berhasil, kemudian tim menepi untuk beristirahat. Saat sorti ketiga dimulai ada nelayan mengabarkan jika ada mayat mengapung di sekitar Pulau Gili,” ujar Koordinator Basarnas Pos SAR Jember, Prahista Dian Yudhi Winata.

Sekitar pukul 14.00, tim yang berjumlah 6 orang mendatangi lokasi mengunakan perahu karet. Butuh waktu sekitar 2 jam hingga mayat itu ditemukan. Tim harus menyisir perairan Pulau Gili, sebab mayat terombang-ambing ombak.

Baca juga: Wahyu Belum Ditemukan, Polisi Tunggu Rekannya untuk Gali Keterangan

“Begitu mayat ditemukan langsung kami masukkan kantong jenazah untuk dievakuasi ke darat. Sekitar pukul 17.00 sampai di pantai. Mayat langsung dibawa ke rumah sakit untuk dipastikan mayat tersebut adalah korban yang dicari,” tutur Prahista.

Hingga pukul 20.30, pemeriksaan masih terus dilakukan di kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kondisi mayat sudah membengkak dan sedikit rusak. Pihak keluarga juga masih belum yakin mayat yang dievakuasi itu jasad Wahyu Ibrahim yang hilang tiga hari lalu.

“Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan. Proses pengambilan sidik jari juga mengalami kesulitan. Jari masih basah dan sebagian ada yang rusak. Ini masih didalami,” ujar Kanit Reskrim Polsek Gending, Bripka Adi Sapta. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU