alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Tegaskan Proyek PRIM Harus Selesai Awal November

LUMBANG Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendesak pengerjaan proyek Provincial Road Improvement Maintenance Project (PRIM) segera tuntas. Ditargetkan pembangunan jalan dengan anggaran Rp 57 miliar itu, harus rampung sebelum 7 November mendatang. Bahkan, dipastikan tidak ada perpanjangan waktu pengerjaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga Asrul Bustami saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pengerjaan pembangunan jalan proyek PRIM tidak ada kendala. Saat ini, pengerjaan sudah mencapai sekitar 96 persen. Sisa 4 persen yang harus dikejar, karena batas waktu pengerjaan sudah mepet.

”Sesuai kontrak kerja, proyek PRIM itu harus selesai terakhir tanggal 7 November. Karena itu, kami pun mendesak pengerjaan proyek PRIM tersebut dikebut dan bisa segera selesai,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (27/10).

Asrul menegaskan, proyek PRIM harus selesai tepat waktu. Pihaknya memastikan tidak ada perpanjangan waktu pengerjaan proyek tersebut. Apalagi, sampai saat ini tidak ada pengajuan itu. Karena itu, pihaknya mendesak untuk bisa dikebut pengerjaannya. Bahkan, saat libur cuti bersama dalam pekan ini pun, diupayakan untuk tetap lanjut pengerjaannya.

”Buat apa perpanjangan waktu karena sejauh ini tidak ada kendala. Pengerjaan sudah 96 persen, tinggal kebut pengerjaan sisanya,” terangnya.

Sementara itu, manajer PT Adika Raya, Endhik saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya terus mempercepat pengerjaan proyek PRIM tersebut. Termasuk berupaya rampung sebelum tanggal 7 November. Karena itu, pihaknya pun memastikan libur cuti bersama tetap dilakukan pengerjaan.

”Tidak ada waktu libur sekarang. Libur cuti bersama tetap garap,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Diketahui sebelumnya, proyek PRIM jalan Tongas-Bromo sepanjang kurang lebih 37 kilometer, akan dibagi dalam 7 koridor. Ketujuh ruas jalan kabupaten itu, antara lain Ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); Ruas Jalan Lumbang–Lambangkuning (R.03); Ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); Ruas Jalan Sukapura–Lambangkuning (R.60); Ruas Jalan Sukapura–Ngadisari (R.05); Ruas Jalan Ngadisari–Cemoro Lawang (R.06) dan Ruas Jalan Ngadisari–Lautan Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, jalan akses Bromo Tengger Semeru (BTS) akan disokong PRIM. Estimasi anggarannya mencapai Rp 184 miliar. Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), akan membantu Rp 70 miliar. (mas/fun)

LUMBANG Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendesak pengerjaan proyek Provincial Road Improvement Maintenance Project (PRIM) segera tuntas. Ditargetkan pembangunan jalan dengan anggaran Rp 57 miliar itu, harus rampung sebelum 7 November mendatang. Bahkan, dipastikan tidak ada perpanjangan waktu pengerjaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga Asrul Bustami saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pengerjaan pembangunan jalan proyek PRIM tidak ada kendala. Saat ini, pengerjaan sudah mencapai sekitar 96 persen. Sisa 4 persen yang harus dikejar, karena batas waktu pengerjaan sudah mepet.

”Sesuai kontrak kerja, proyek PRIM itu harus selesai terakhir tanggal 7 November. Karena itu, kami pun mendesak pengerjaan proyek PRIM tersebut dikebut dan bisa segera selesai,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (27/10).

Asrul menegaskan, proyek PRIM harus selesai tepat waktu. Pihaknya memastikan tidak ada perpanjangan waktu pengerjaan proyek tersebut. Apalagi, sampai saat ini tidak ada pengajuan itu. Karena itu, pihaknya mendesak untuk bisa dikebut pengerjaannya. Bahkan, saat libur cuti bersama dalam pekan ini pun, diupayakan untuk tetap lanjut pengerjaannya.

”Buat apa perpanjangan waktu karena sejauh ini tidak ada kendala. Pengerjaan sudah 96 persen, tinggal kebut pengerjaan sisanya,” terangnya.

Sementara itu, manajer PT Adika Raya, Endhik saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya terus mempercepat pengerjaan proyek PRIM tersebut. Termasuk berupaya rampung sebelum tanggal 7 November. Karena itu, pihaknya pun memastikan libur cuti bersama tetap dilakukan pengerjaan.

”Tidak ada waktu libur sekarang. Libur cuti bersama tetap garap,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Diketahui sebelumnya, proyek PRIM jalan Tongas-Bromo sepanjang kurang lebih 37 kilometer, akan dibagi dalam 7 koridor. Ketujuh ruas jalan kabupaten itu, antara lain Ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); Ruas Jalan Lumbang–Lambangkuning (R.03); Ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); Ruas Jalan Sukapura–Lambangkuning (R.60); Ruas Jalan Sukapura–Ngadisari (R.05); Ruas Jalan Ngadisari–Cemoro Lawang (R.06) dan Ruas Jalan Ngadisari–Lautan Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, jalan akses Bromo Tengger Semeru (BTS) akan disokong PRIM. Estimasi anggarannya mencapai Rp 184 miliar. Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), akan membantu Rp 70 miliar. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/