alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Simpang 3 Tongas Tak Layak Dipasang Median Jalan

TONGAS, Radar Bromo – Simpang tiga di jalan raya Tongas, Kabupaten Probolinggo, rawan terjadi kecelakaan. Mengingat, akses jalan raya pantura mulus dan cukup lebar. Kondisi itu, membuat forum lalu lintas angkutan jalan (FLLAJ) Kabupaten Probolinggo mengusulkan, agar simpang tiga dipasang median jalan. Selain itu perlu adanya pemasangan lampu flashing dan zebra cross.

Hal itu disampaikan Bambang Singgih Hartadi Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo. Saat dikonfirmasi Selasa (27/10), Bambang mengatakan, dalam rapat koordinasi (rakor) ada anggota FLLAJ yang menyampaikan soal kondisi arus jalan raya Tongas. Pertigaan Tongas rawan kecelakaan karena laju kendaraan acapkali dalam kecepatan tinggi dan banyak pengguna jalan menyeberang.

”Sesuai rapat koordinasi (rakor) sebelumnya, ada usulan dari FLLAJ untuk dibangun median jalan di pertigaan Tongas. Karena di jalan raya itu rawan kecelakaan. Kebetulan pertemuan sekarang, kami undang dari pihak Balai Besar Jalan Nasional,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Bambang menjelaskan, simpang 3 Jalan raya Tongas itu cukup ramai kendaraan yang menyeberang. Setelah dipasang traffic light (TL), perlu adanya tambahan lampu flashing dan zebra cross.”

Sementara itu, Warso selaku Kaur Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Bali saat dikonfirmasi mengatakan, pertigaan jalan raya Tongas tidak dapat dipasang median jalan. Mengingat, lebar jalan raya itu hanya 11,2 meter. Jika dibangun trotoar dan median jalan di tengahnya dengan lebar sekitar 1,2 meter, tentu, sisa lebar jalan hanya 10 meter. Jika dibagi dua ruas, masing-masing 5 meter. Sehingga, tak layak dipasang median jalan.

Gak memungkinkan jalan nasional dengan lebar ruas 5 meter. Jadi, kalau mau dibangun median jalan, perlu dilakukan pelebaran jalan lebih dulu. Kami siap untuk diajak rakor terkait rencana itu,” terangnya.

Terkait pengajuan pemasangan zebra cross dan lampu flashing, Warso mengatakan, lampu flashing belum bisa dipasang karena sudah ada traffic light. Tetapi untuk zebra cross, masih bisa segera dikerjakan. Pihaknya tinggal menunggu surat permohonan dari pemerintah daerah untuk penambahan zebra cross.

”Kalau untuk zebra cross bisa ditambahkan, karena memang ada anggaran pengerjaannya,” terangnya. (mas/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.