alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Tujuh Bulan, Satpol PP Kota Probolinggo Amankan 1.088 Reklame

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah reklame yang diamankan Satpol PP Kota Probolinggo sepanjang tahun ini meningkat drastis. Selama tujuh bulan, ada 1.088 buah yang ditertibkan dari sejumlah lokasi. Meningkat dari tahun kemarin yang hanya 72 buah.

Kasatpol PP Kota Probolingo Aman Suryaman melalui Kasi Penindakan Ariston mengatakan, ada dua jenis reklame yang diamankan. Pertama, karena sudah lewat masa berlakunya. Reklame ini diturunkan oleh Bagian Perizinan.

Selanjutnya, barang bukti itu diserahkan kepada Satpol PP untuk diamankan. Ada juga reklame yang sudah rusak. Seperti, bolong atau robek. Reklame yang sudah rusak langsung diamankan Satpol PP.

“Reklame ini kan ada izinnya. Kami tidak tahu mana yang izinnya masih berlaku atau tidak, makanya kami koordinasi langsung dengan Bagian Perizinan. Mereka yang biasanya melepas,” jelasnya.

Ada sejumlah lokasi yang tidak boleh dipasang reklame. Yakni, di Persimpangan Randupangger, Persimpangan Brak, dan Bundaran Gladak Serang. Lokasi ini harus steril sampai sejauh 100 meter.

Ia mengaku masih sering menemukan pelanggaran di lokasi di sejumlah tempat itu. Karena itu, pihaknya akan langsung melepasnya. Karena sudah dipastikan tidak berizin.

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah reklame yang diamankan Satpol PP Kota Probolinggo sepanjang tahun ini meningkat drastis. Selama tujuh bulan, ada 1.088 buah yang ditertibkan dari sejumlah lokasi. Meningkat dari tahun kemarin yang hanya 72 buah.

Kasatpol PP Kota Probolingo Aman Suryaman melalui Kasi Penindakan Ariston mengatakan, ada dua jenis reklame yang diamankan. Pertama, karena sudah lewat masa berlakunya. Reklame ini diturunkan oleh Bagian Perizinan.

Selanjutnya, barang bukti itu diserahkan kepada Satpol PP untuk diamankan. Ada juga reklame yang sudah rusak. Seperti, bolong atau robek. Reklame yang sudah rusak langsung diamankan Satpol PP.

“Reklame ini kan ada izinnya. Kami tidak tahu mana yang izinnya masih berlaku atau tidak, makanya kami koordinasi langsung dengan Bagian Perizinan. Mereka yang biasanya melepas,” jelasnya.

Ada sejumlah lokasi yang tidak boleh dipasang reklame. Yakni, di Persimpangan Randupangger, Persimpangan Brak, dan Bundaran Gladak Serang. Lokasi ini harus steril sampai sejauh 100 meter.

Ia mengaku masih sering menemukan pelanggaran di lokasi di sejumlah tempat itu. Karena itu, pihaknya akan langsung melepasnya. Karena sudah dipastikan tidak berizin.

MOST READ

BERITA TERBARU

/