alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Tunggu Anjuran Mediator, PT Sulindo-Karyawan Siap Bertemu di PHI

KANIGARAN, Radar Bromo – Proses mediasi tahap ketiga antara PT Sukses Lautan Indonesia (Sulindo) dengan lima karyawannya, sudah dipastikan tak berhasil. Kini kedua belah pihak masih menunggu anjuran dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Probolinggo sebagai mediator.

“Sampai saat ini anjuran tersebut belum kami terima. Informasinya disampaikan dari mediasi ketiga Senin kemarin, akan disampaikan dalam 10 hari ke depan,” ujar Manajer PT Sulindo Rohim, kemarin.

Sebelumnya, Rohim juga memastikan manajemen PT Sulindo siap jika harus melalui proses di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Termasuk, untuk memenuhi tuntutan karyawan terkait pembayaran gaji selama proses mediasi dan persidangan berjalan. “Jika nanti hakim di PHI mewajibkan kami membayar sesuai putusan PHI, kami siap akan membayarnya,” ujarnya.

 

Baca juga: Sengketa Karyawan – PT Sulindo, Mediasi Ketiga Buntu

 

Terpisah, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Probolinggo Moch Faisol membenarkan anjuran dari mediator belum turun. Namun, pihaknya telah siap jika nanti ada anjuran untuk menyelesaikan kasus ini di PHI.

“Sesuai dengan pengaduan kami saat bertemu Wali Kota beberapa waktu lalu, kami menuntut hak-hak karyawan dibayarkan selama proses mediasi seperti yang ada dalam UU Tenaga Kerja. Karena ini adalah produk hukum, maka memang proses yang seharusnya masuk dalam PHI,” ujarnya. Ia mengaku juga sudah berkomunikasi dengan KSPSI Jawa Timur.

Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa ketenagakerjaan antara PT Sulindo dengan lima karyawannya telah melalui tiga kali mediasi. Namun, proses ini berjalan buntu atau tidak ada keputusan yang disepakati kedua belah pihak. Kini, kedua belah pihak masih menunggu anjuran dari mediator terkait kelanjutan proses penyelesaian sengketa.

Terpisah, Kepala DPMPTSPTK Kota Probolinggo Dwi Hermanto mengaku sudah mengirimkan anjurannya kepada kedua belah pihak. “Hari ini tadi (kemarin) sudah dikirim ke masing-masing pihak yang bersengketa. Tapi, kalau rekomendasi apa, ini harus melihat data di kantor dulu,” ujarnya tadi malam. (put/rud/fun)

KANIGARAN, Radar Bromo – Proses mediasi tahap ketiga antara PT Sukses Lautan Indonesia (Sulindo) dengan lima karyawannya, sudah dipastikan tak berhasil. Kini kedua belah pihak masih menunggu anjuran dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Probolinggo sebagai mediator.

“Sampai saat ini anjuran tersebut belum kami terima. Informasinya disampaikan dari mediasi ketiga Senin kemarin, akan disampaikan dalam 10 hari ke depan,” ujar Manajer PT Sulindo Rohim, kemarin.

Sebelumnya, Rohim juga memastikan manajemen PT Sulindo siap jika harus melalui proses di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Termasuk, untuk memenuhi tuntutan karyawan terkait pembayaran gaji selama proses mediasi dan persidangan berjalan. “Jika nanti hakim di PHI mewajibkan kami membayar sesuai putusan PHI, kami siap akan membayarnya,” ujarnya.

 

Baca juga: Sengketa Karyawan – PT Sulindo, Mediasi Ketiga Buntu

 

Terpisah, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Probolinggo Moch Faisol membenarkan anjuran dari mediator belum turun. Namun, pihaknya telah siap jika nanti ada anjuran untuk menyelesaikan kasus ini di PHI.

“Sesuai dengan pengaduan kami saat bertemu Wali Kota beberapa waktu lalu, kami menuntut hak-hak karyawan dibayarkan selama proses mediasi seperti yang ada dalam UU Tenaga Kerja. Karena ini adalah produk hukum, maka memang proses yang seharusnya masuk dalam PHI,” ujarnya. Ia mengaku juga sudah berkomunikasi dengan KSPSI Jawa Timur.

Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa ketenagakerjaan antara PT Sulindo dengan lima karyawannya telah melalui tiga kali mediasi. Namun, proses ini berjalan buntu atau tidak ada keputusan yang disepakati kedua belah pihak. Kini, kedua belah pihak masih menunggu anjuran dari mediator terkait kelanjutan proses penyelesaian sengketa.

Terpisah, Kepala DPMPTSPTK Kota Probolinggo Dwi Hermanto mengaku sudah mengirimkan anjurannya kepada kedua belah pihak. “Hari ini tadi (kemarin) sudah dikirim ke masing-masing pihak yang bersengketa. Tapi, kalau rekomendasi apa, ini harus melihat data di kantor dulu,” ujarnya tadi malam. (put/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/