alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Rencana Revitalisasi Pasar Randu Pangger Tunggu Koordinasi Pusat

MAYANGAN, Radar Bromo– Keinginan untuk merevitalisasi pasar Randu Pangger di Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan terus berlanjut. Sejauh ini Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) masih menunggu hasil koordinasi dengan pusat dahulu.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati mengungkapkan, pihaknya tetap berencana merevitalisasi Pasar Randu Pangger tahun ini. Anggaran untuk merealisasikannya akan diambilkan dari sisa lebih penganggaran (Silpa) dana alokasi khusus (DAK) tahun lalu sebesar Rp 3 miliar.

Karena itulah, pihaknya berniat melakukan komunikasi dengan Kementerian Perdagangan terkait penggunaan silpa tersebut. Sejauh ini, komunikasi belum dilakukan. Sebab, hasil pemeriksaan dari badan pemeriksa keuangan (BPK) baru turun awal bulan ini.

“Insyaallah tidak berubah. Kami masih mau komunikasi dengan pusat dahulu. Kalau memang dapat izin, kami akan menggunakannya untuk revitalisasi Pasar Randu Pangger,” ungkapnya.

Fitri menjelaskan Pasar Randu Pangger memang perlu direhab. Ini mengingat pasar merupakan tempat utama bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari hari. Kebersihan dan keindahan pasar bakal membuat masyarakat semakin senang memanfaatkan pasar tradisional.

Untuk bagian yang akan direhab juga masih belum ditentukan. Sebab, pihaknya masih perlu komunikasi dengan pusat dahulu. Begitu hasil koordinasi turun, maka pihaknya akan langsung melakukan perencanaan untuk fisik yang direhab.

“Penilaian BPK kan baru turun. Jadi kami belum melakukan komunikasi dengan pusat. Insya Allah dalam waktu dekat ini. Kalau dapat rekomendasi, kami yakin sisa waktu tahun ini mencukupi untuk revitalisasi,” sebut Fitri. (riz/fun)

MAYANGAN, Radar Bromo– Keinginan untuk merevitalisasi pasar Randu Pangger di Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan terus berlanjut. Sejauh ini Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) masih menunggu hasil koordinasi dengan pusat dahulu.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati mengungkapkan, pihaknya tetap berencana merevitalisasi Pasar Randu Pangger tahun ini. Anggaran untuk merealisasikannya akan diambilkan dari sisa lebih penganggaran (Silpa) dana alokasi khusus (DAK) tahun lalu sebesar Rp 3 miliar.

Karena itulah, pihaknya berniat melakukan komunikasi dengan Kementerian Perdagangan terkait penggunaan silpa tersebut. Sejauh ini, komunikasi belum dilakukan. Sebab, hasil pemeriksaan dari badan pemeriksa keuangan (BPK) baru turun awal bulan ini.

“Insyaallah tidak berubah. Kami masih mau komunikasi dengan pusat dahulu. Kalau memang dapat izin, kami akan menggunakannya untuk revitalisasi Pasar Randu Pangger,” ungkapnya.

Fitri menjelaskan Pasar Randu Pangger memang perlu direhab. Ini mengingat pasar merupakan tempat utama bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari hari. Kebersihan dan keindahan pasar bakal membuat masyarakat semakin senang memanfaatkan pasar tradisional.

Untuk bagian yang akan direhab juga masih belum ditentukan. Sebab, pihaknya masih perlu komunikasi dengan pusat dahulu. Begitu hasil koordinasi turun, maka pihaknya akan langsung melakukan perencanaan untuk fisik yang direhab.

“Penilaian BPK kan baru turun. Jadi kami belum melakukan komunikasi dengan pusat. Insya Allah dalam waktu dekat ini. Kalau dapat rekomendasi, kami yakin sisa waktu tahun ini mencukupi untuk revitalisasi,” sebut Fitri. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/