alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Perlu Tambah Penyuluh Pertanian di Kota Probolinggo karena Belum Ideal

MAYANGAN, Radar Bromo– Jumlah penyuluh pertanian di Kota Probolinggo masih belum ideal. Dari kebutuhan satu penyuluh untuk satu kelurahan, namun saat ini penyuluh yang dimiliki baru berjumlah 12 orang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo, Aries Santoso mengungkapkan, seharusnya penyuluh pertanian di Kota Probolinggo berjumlah 29 orang. Karena jumlah kelurahan yang ada sebanyak 29 kelurahan.

“Idealnya itu satu orang penyuluh pertanian itu untuk satu kelurahan. Karena kelurahan di Kota Probolinggo itu ada 29, maka penyuluh semestinya ada 29 orang. Cuma saat ini yang kami miliki tidak sampai separonya,” ungkapnya.

Aries menjelaskan karena keterbatasan tenaga yang dimiliki, maka saat ini satu penyuluh bertugas di lima hingga enam kelurahan. Penyuluh ini bertugas mendampingi petani agar bisa memperoleh hasil maksimal saat bertani.

Tujuannya agar pengetahuan dan keterampilan petani bisa semakin baik mengikuti perkembangan teknologi terbaru. Meski jumlah penyuluh yang dimiliki saat ini terbatas, ia memastikan tidak ada kendala selama penyuluhan di lapangan.

“Kami maksimalkan tenaga yang ada. Meski minim, penyuluhan yang diberikan pada petani harus maksimal. Apalagi, jumlah petani di Kota Probolinggo cukup banyak. Ada sekitar 4.000 ribuan petani,” terang Aries. (riz/fun)

MAYANGAN, Radar Bromo– Jumlah penyuluh pertanian di Kota Probolinggo masih belum ideal. Dari kebutuhan satu penyuluh untuk satu kelurahan, namun saat ini penyuluh yang dimiliki baru berjumlah 12 orang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo, Aries Santoso mengungkapkan, seharusnya penyuluh pertanian di Kota Probolinggo berjumlah 29 orang. Karena jumlah kelurahan yang ada sebanyak 29 kelurahan.

“Idealnya itu satu orang penyuluh pertanian itu untuk satu kelurahan. Karena kelurahan di Kota Probolinggo itu ada 29, maka penyuluh semestinya ada 29 orang. Cuma saat ini yang kami miliki tidak sampai separonya,” ungkapnya.

Aries menjelaskan karena keterbatasan tenaga yang dimiliki, maka saat ini satu penyuluh bertugas di lima hingga enam kelurahan. Penyuluh ini bertugas mendampingi petani agar bisa memperoleh hasil maksimal saat bertani.

Tujuannya agar pengetahuan dan keterampilan petani bisa semakin baik mengikuti perkembangan teknologi terbaru. Meski jumlah penyuluh yang dimiliki saat ini terbatas, ia memastikan tidak ada kendala selama penyuluhan di lapangan.

“Kami maksimalkan tenaga yang ada. Meski minim, penyuluhan yang diberikan pada petani harus maksimal. Apalagi, jumlah petani di Kota Probolinggo cukup banyak. Ada sekitar 4.000 ribuan petani,” terang Aries. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/