Baru 4 Bulan, Lahan Tanam Padi di Kab Probolinggo Capai Separo Target

PANEN: Sejumlah petani di Gending memanen lahannya. Memasuki musim tanam padi, pencapaian target luasan lahan digenjot. (Foto: Achmad Arianto Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU, Radar Bromo – Ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 masih menjadi perhatian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo. Memasuki musim tanam padi, luas target lahan dan produktivitas pertanian terus digenjot. Saat ini realisasi tanam padi telah mencapai separo target yang ditetapkan.

Kasubbag Perencanaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Murfi Anggoro menuturkan, pencapaian sudah sesuai dengan rencana. Saat memasuki masa tanam padi, target luas tanam dan produktivitas lebih dimaksimalkan.

“Masa tanam padi sekitar bulan Oktober sampai Maret atau saat musim hujan tiba. Pola tanam memang disesuaikan dengan ketersediaan air untuk kebutuhan irigasi,” ujarnya.

Dari target luasan areal tanam yang telah ditetapkan di Kabupaten Probolinggo, lahan padi seluas 56.572 hektare. Sampai dengan bulan April telah terealisasi seluas 31.437 hektare. Adapun sebaran lahan terdapat di beberapa wilayah yakni di Kecamatan Gading, Gending, Paiton, Kotaanyar, Kraksaan, Besuk, dan Tongas.

“Ada beberapa wilayah yang cocok untuk ditanami padi, dimaksimalkan untuk pencapaian target,” bebernya.

Namun, berbeda dengan realisasi pencapaian lahan tanam padi. Dua komoditas pangan lainnya justru masih jauh dari target yang telah ditetapkan. Selain padi, jagung dan kedelai juga menjadi salah satu komoditas yang mendapatkan target luas lahan.

Sebelumnya, tanaman jagung memiliki target luasan lahan seluas 61.708 hektare. Sampai dengan bulan April masih terealisasi 16.467 hektare. Dengan wilayah tanam di Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Tegalsiwalan, dan Lumbang.

Serta, tanaman kedelai ditargetkan seluas 1.274 hektare. Hingga bulan April baru terealisasi 228 hektare. Dengan wilayah berpotensi ditanam di Kecamatan Sumberasih, Wonomerto, dan Bantaran.

“Setiap wilayah memiliki potensi yang berbeda, ini coba dimaksimalkan. Namun, realisasi capaian target lahan memang tergantung pada musim tanam. Sebab, musim tanam juga berpengaruh pada produktivitas panen,” ujar Murfi. (ar/fun)