Antisipasi TPS Ungup-Ungup Meluber, Ancam Sanksi Pembuang Sampah

KANIGARAN, Radar Bromo- Sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Ungup-Ungup di Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, sering terlihat meluber. Karenanya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo memasang spanduk terkait aturan membuang sampah di TPS ini.

Dalam spanduk itu disebutkan, penarik gerobak wajib memasukkan sampah ke gerobak plastik yang telah disediakan. Jika tidak, akan ada sanksi bagi penarik gerobak. Berupa larangan membuang sampah ke TPS Ungup-Ungup dan gerobak sampahnya akan diamankan di kantor DLH.

“Pengangkut sampah yang membawa gerobak sering membuang sampah tidak di dalam TPS. Padahal, di dalam TPS masih kosong, maka diterapkan peraturan tersebut. Mudah-mudahan dengan perilaku yang tertib, masalah sampah di TPS Ungup-Ungup bisa tertangani,” ujar Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa.

Menurutnya, dari pantauan pihaknya, adanya peraturan ini mampu diikuti petugas pengakut sampah. Sehingga,  tidak lagi terlihat adanya sampah yang meluber ke Jalan Gubernur Suryo. “Mari kita amati bersama. Nyatanya, ada perubahan. Sampah tidak meluber ke jalan dan tidak menimbulkan bau lagi di TPS,” ujarnya.

Selama ini, TPS Ungup-Ungup sering mendapat  sorotan masyarakat. Sebab, masalah sampah yang sering meluber ke jalan. Dalam beberapa pekan terakhir, tidak lagi terlihat luberan sampah. Ternyata, di sana sudah pasang spanduk aturan yang di dalamnya tercantum sanksi bagi yang melanggar. (put/rud)