Kebohongan Terbongkar, Pak Amir Banyak Diteror, Dijaga 8 Orang

BANYUWANGI-Amirudin, pria yang bikin heboh jagat dunia maya, telah pulang ke Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (28/1). Ia sengaja segera dipulangkan ke tanah kelahirannya dari Banyuwangi lebih cepat karena berbagai pertimbangan.

Hal itu diungkapkan Kades Ketapang Slamet Kasihono. Ia   mengatakan, pemulangan Pak Amir –sapaan akrab Amirudin- dipercepat lantaran menyangkut keselamatan jiwanya. Sebab, selama tiga malam tinggal di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, ada banyak teror yang diterima Amirudin.

Para netizen mengaku kesal dengan kelakuan pria yang sempat mengaku memiliki ibu kandung di Banyuwangi itu. Atau usai kebohongan Amirudin terungkap. ”Setiap malam delapan orang berjaga, khawatir diserbu. Saya akhirnya lega setelah Amirudin pulang,” ujar Slamet.

Ketika mengantar Amirudin, Slamet mengaku ditelepon keluarga pria asal Sumatera Utara tersebut. Warga sudah menunggu kepulangan Amirudin karena dianggap mempermalukan keluarga besarnya dengan kebohongannya di berbagai media. Karena itu, Slamet berharap Amirudin bisa pulang dengan selamat.

”Tadi (Senin, 28/1) kami mintakan surat pengantar dari Dinas Sosial, kemungkinan Amirudin tidak pulang ke rumahnya. Kami tidak tahu ke mana, yang jelas jurusannya Medan. Kami sudah merawat sebaik mungkin selama di sini. Ke depan sudah bukan tanggung jawab kami,” ungkapnya.

Amiruddin saat diwawancarai Jawa Pos Radar Banyuwangi mengaku, akan tetap pulang ke rumahnya. Dia tidak peduli dengan ancaman-ancaman yang diberikan berbagai pihak kepadanya.

”Tidak masalah, itu media saja yang membesar-besarkan. Tidak ada urusan dengan saya,” tandasnya dengan penampilan anyar tanpa kumis. (fre/aif/JPG/mie)