alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Vaksinasi Lansia di Kab Probolinggo Terbentur Kendala Mobilisasi

KRAKSAAN, Radar Bromo – Hingga kini vaksinasi masif kepada warga masih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Tak terkecuali vaksinasi lansia yang dinilai masih belum maksimal. Pasalnya, vaksinasi masih terbentur mobilisasi warga. Sehingga capaian vaksinasi dosisi pertama masih 54,90 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Mujoko menuturkan, sebenarnya vaksinator di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo terus melakukan penyisiran pada warga yang belum melakukan vaksin. Hal itu didasarkan pada data capaian yang telah dihimpun oleh vaksinator tiap kecamatan.

“Sudah melakukan jemput bola, sayangnya memang masih ditemukan kendala. Ada lansia yang enggan datang ke tempat yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Karena itulah vaksinator perlu bekerja lebih ekstra agar mendapatkan hasil yang cukup maksimal. Keterbatasan ruang gerak karena faktor usia membuat vaksinator langsung melakukan upaya door to door. Tapi upaya yang dilakukan belum juga maksimal. Sebab tidak semua lansia yang sudah didatangi mau untuk divaksin. Mereka beralasan setelah disuntik khawatir akan mempengaruhi kesehatan.

“Gerak cepat ke rumah warga sudah dilakukan. Sampai-sampai kami melakukan edukasi langsung. Ada yang berhasil dan ada yang tidak,” jelasnya.

Dari data capaian vaksinasi warga lansia hingga Kamis (23/12), dari sasaran sebanyak 112.618 orang, sebanyak 61.832 orang atau 54,90 persen telah melakukan vaksinasi dosis satu. Selanjutnya sebanyak 29.634 orang atau 26,31 persen telah melakukan vaksinasi dosis kedua.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Hingga kini vaksinasi masif kepada warga masih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Tak terkecuali vaksinasi lansia yang dinilai masih belum maksimal. Pasalnya, vaksinasi masih terbentur mobilisasi warga. Sehingga capaian vaksinasi dosisi pertama masih 54,90 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Mujoko menuturkan, sebenarnya vaksinator di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo terus melakukan penyisiran pada warga yang belum melakukan vaksin. Hal itu didasarkan pada data capaian yang telah dihimpun oleh vaksinator tiap kecamatan.

“Sudah melakukan jemput bola, sayangnya memang masih ditemukan kendala. Ada lansia yang enggan datang ke tempat yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Karena itulah vaksinator perlu bekerja lebih ekstra agar mendapatkan hasil yang cukup maksimal. Keterbatasan ruang gerak karena faktor usia membuat vaksinator langsung melakukan upaya door to door. Tapi upaya yang dilakukan belum juga maksimal. Sebab tidak semua lansia yang sudah didatangi mau untuk divaksin. Mereka beralasan setelah disuntik khawatir akan mempengaruhi kesehatan.

“Gerak cepat ke rumah warga sudah dilakukan. Sampai-sampai kami melakukan edukasi langsung. Ada yang berhasil dan ada yang tidak,” jelasnya.

Dari data capaian vaksinasi warga lansia hingga Kamis (23/12), dari sasaran sebanyak 112.618 orang, sebanyak 61.832 orang atau 54,90 persen telah melakukan vaksinasi dosis satu. Selanjutnya sebanyak 29.634 orang atau 26,31 persen telah melakukan vaksinasi dosis kedua.

MOST READ

BERITA TERBARU

/