alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Jelang Tahun Baru Bus yang Masuk ke Terminal Bayuangga Naik 5 Persen

KADEMANGAN, Radar Bromo – Menjelang tahun baru 2022, jumlah bus yang masuk Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, terus meningkat. Bahkan, dibanding tahun kemarin dalam bulan yang sama, jumlahnya naik 5 persen. Meski jumlah penumpang tetap tergolong sepi.

Kepala UPT Terminal Bayuangga Probolinggo Budi Harjo mengatakan, dibandingkan tahun sebelumnya, rata-rata bus yang beroperasi naik hingga 5 persen. Terhitung mulai 25 Desember 2021, rata-rata ada sekitar 300 bus yang masuk terminal.

“Karena, kemarin (2020) pandemi masih ketat, lebih sepi. Saat ini, naik 5 persen. Meski kondisinya masih pandemi, sudah sedikit longgar. Mengingat sudah banyak yang divaksin,” ujarnya, Minggu (26/12).

Bila dirinci, kata Budi, jumlah total bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) bus yang datang dan berangkat tidak sama. Sesuai data 25 Desember 2021, jumlah bus yang masuk ada 302 unit dengan 643 penumpang. Sedangkan, bus yang berangkat ada 297 unit dengan 1.021 penumpang.

Budi memperkirakan jumlah bus dan penumpang akan terus meningkat menjelang tahun baru 2022. Meski peningkatannya tidak akan segnifikan. Sebab, semua daerah juga menekankan tidak sampai terjadi lonjakan pengunjung saat tahun baru. “Ases keluar masuk antarwilayah diperketat,” ujarnya. (rpd/rud)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Menjelang tahun baru 2022, jumlah bus yang masuk Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, terus meningkat. Bahkan, dibanding tahun kemarin dalam bulan yang sama, jumlahnya naik 5 persen. Meski jumlah penumpang tetap tergolong sepi.

Kepala UPT Terminal Bayuangga Probolinggo Budi Harjo mengatakan, dibandingkan tahun sebelumnya, rata-rata bus yang beroperasi naik hingga 5 persen. Terhitung mulai 25 Desember 2021, rata-rata ada sekitar 300 bus yang masuk terminal.

“Karena, kemarin (2020) pandemi masih ketat, lebih sepi. Saat ini, naik 5 persen. Meski kondisinya masih pandemi, sudah sedikit longgar. Mengingat sudah banyak yang divaksin,” ujarnya, Minggu (26/12).

Bila dirinci, kata Budi, jumlah total bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) bus yang datang dan berangkat tidak sama. Sesuai data 25 Desember 2021, jumlah bus yang masuk ada 302 unit dengan 643 penumpang. Sedangkan, bus yang berangkat ada 297 unit dengan 1.021 penumpang.

Budi memperkirakan jumlah bus dan penumpang akan terus meningkat menjelang tahun baru 2022. Meski peningkatannya tidak akan segnifikan. Sebab, semua daerah juga menekankan tidak sampai terjadi lonjakan pengunjung saat tahun baru. “Ases keluar masuk antarwilayah diperketat,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/