alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Rencana Penutupan Pasar Tugu, Satpol PP Siapkan Sosialisasi

MAYANGAN,Radar Bromo- Rencana Pemkot Probolingo menutup sementara Pasar Sabtu-Minggu (Tugu) di Alun-alun Kota Probolinggo, terus dimatangkan. Rencana ini akan direalisasikan mulai bulan depan. Karenanya, pekan ini mulai disosialisasikan.

Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, langkah wali kota itu merujuk pada Inpres serta anjuran Pemprov mengenai keselamatan dan kesehatan atas adanya pandemic Covid-19. Serta melihat semakin banyaknya jumlah warga yang terpapar korona, maka pemkot akan menutup Pasar Tugu.

“Memang dampaknya faktor ekonomi. Namun, jika dibandingkan dengan masalah kesehatan dan keselamatan, maka nilainya lebih tinggi masalah kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya mengusulkan dilakukan sosialisasi, pada Minggu (29/11). Selanjutnya, Minggu (6/12), mulai ditutup. Mengingat sejumlah pedagang dikawatirkan sudah kulakan bahan untuk berjualan pada minggu ini. “Nantinya akan kami sampaikan ke wali kota. Tetapi kebijakan tetap ada di wali kota. Jika Pak Wali meninginkan pekan ini harus ditutup, kami akan segera melaksanakannya,” ujar Agus.

Tak hanya itu, Agus mengaku juga akan menyisir sejumlah toko dan kafe. Mengingat, paling tidak dalam toko atau kafe ada jarak yang harus diperhatikan. Termasuk tempat duduknya. Jika didapati ada pelangaran, maka kafe tersebut akan dikenakan sanksi denda. Sanksi denda ini bukan hanya bagi pelanggar yang tidak memakai masker saja.

“Untuk jumlah tempat duduknya menyesuaikan luas kafe. Saat ini kami masih menggodok masalah denda di kafe ini secara teknisnya bagaimana. Yang jelas kami lakukan hal tersebut agar prokes (protocol kesehatan) tetap digalakkan,” jelas Agus

Semenatra itu salah satu penjual bakso di alun-alun mengatakan, tidak masalah jika Pasar Tugu ditiadakan. Namun, pihaknya berharap kebijakan itu tidak berdampak pada pedagang yang setiap hari berjualan di sekitar alun-alun.

“Kalau saya dan beberapa pendagang di sini kan tiap hari juga berjualan. Semoga aturan itu (penutupan Pasar Tugu) tidak berdampak pada kami yang saban hari berjualan di sini,” ujarnya pedagang yang enggan namanya dikorankan itu. (rpd/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU