alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

KADEMANGAN, Radar Bromo – Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata. Karenanya, Pemkab-Pemkot Probolinggo, sama-sama mengantisipasinya agar wisatawan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Cuti bersama yang akan dilakukan mulai Rabu-Jumat (28-30/10). Namun, liburan itu masih bisa disambung dengan sampai Minggu (1/11). “Harus tetap menerapkan protokol kesehatan serta tidak datang bergerombol,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan, Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo, N.H. Hidayati.

Mengenai ketentuan rapid test bagi warga yang masuk ke Kota Probolinggo, Ida menyebutkan, secara resmi tidak ada ketentuan rapid test. “Jika ada kegiatan-kegiatan resmi, harus mengikuti rapid test,” ujarnya.

Sementara itu, meski belum memasuki cuti bersama, wisatawan sudah banyak yang datang ke Kota Probolinggo. Seperti, terlihat di Pantai Permata, Pilang. “Saya datang tadi pagi dari Malang. Memang rencana mau liburan di Probolinggo. Sore ini diajak ke Pantai Permata,” ujar Astuti, 25, warga Kota Batu.

Ia mengaku memilih datang ke pantai, karena selain lokasinya luas dan tidak khawatir berdesakan. Berbeda jika masuk ke tempat wisata yang menyediakan wahana permainan. “Kalau ke kawasan permainan di masa liburan sekarang justru waswas, karena ramai. Padahal kita disarankan jangan bergerombol,” ujarnya.

Sementara itu, Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, telah menyiapkan destinasi wisatanya untuk menghadapi liburan panjang ini sejak sepekan lalu. Salah satunya memastikan kesiapan prokes, sebagai antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Sudah sepekan lalu kami turun ke tempat wisata untuk mengecek kesiapan prokes saat libur cuti panjang ini. Karena, prokes harus diperketat, apalagi saat hari libur panjang,” ujar Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto.

Ia memastikan, sejauh ini semua tempat wisatanya sudah menerapkan prokes Covid-19. Pihaknya meminta petugas memperketat dan memastikan tidak mengizinkan wisawatan yang melanggarnya. “Kami sudah cek juga sarana prasarana prokes-nya. Mulai tempat cuci tangan, thermo gun, dan papan imbauan. Alhamdulillah semua sudah lengkap,” ujarnya.

Kata Sugeng, hingga kemarin jumlah wisawatan ke tempat wisata di Kabuapten Probolinggo, masih sepi. Kuota 40 persen dari kapasitas saat kondisi normal, belum tercapai. “Hari ini (kemarin) saya ada di Bromo, melihat kunjungan wisatawan tidak terlalu ramai. Masih tergolong sepi. Mungkin saat hari libur panjang ada peningkatan kunjungan,” ujarnya. (put/mas/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR