alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Maulid Nabi, Buah Impor di Probolinggo Lebih Banyak Diburu

MAYANGAN, Radar Bromo – Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW., permintaan buah segar, khususnya buah impor di Kota Probolinggo, meningkat. Permintaannya semakin meningkat sejak Sabtu (24/10) lalu. Serta, diperkirakan masih akan tetap ramai sampai hari ini.

“Sekarang memang ramai untuk penjualan buah menjelang Maulid Nabi. Tapi, kalau dibandingkan tahun lalu masih kalah ramai. Kalau sekarang masih ramai. Penjualan terutama dalam kemasan kardus, kalau yang dalam parsel sepi,” ujar agen buah di Kota Probolinggo, Ema Riyantono.

Warga Keluahan Sukabumi/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, ini mengatakan, dibandingkan tahun lalu, ada segmen penjualan yang jauh berkurang. Yaitu, penjualan buah dalam parsel khusus untuk Maulid Nabi.

“Parsel buah Maulid Nabi ini djual dengan harga Rp 85 ribu sampai Rp 90 ribu. Parsel buah, tahun lalu banyak dipesan pelajar untuk peringatan Maulid Nabi, sehari bisa jual sampai 300 parsel. Tetapi, karena sekarang tidak ada kegiatan sekolah, penjualannya sepi,” ujarnya.

Menjelang Maulid Nabi, buah yang banyak diminta pembeli adalah buah impor. Seperti pir dan anggur. “Harga anggur sekarang murah, kisaran Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan, pir Rp 18 ribu. Ini banyak dicari orang,” ujarnya.

Evi Indriyani, pedagang buah di Sentra PKL Buah Mastrip, juga mengakui penjualan buah cukup ramai menjelang Maulid Nabi. Namun, masih jauh dibandingkan tahun lalu. “Tahun lalu dalam sehari bisa dapat omzet Rp 4 juta. Sekarang ditempatkan di sentra kisaran Rp 1 juta,” ujarnya.

Menjelang Maulid Nabi, tidak semua jenis buah banyak diburu pembeli. Buah yang banyak dicari adalah jenis buah impor. “Seperti apel, pir, dan anggur. Buah jenis ini yang banyak dicari buat hantaran Maulid Nabi. Kalau buah lokal jarang dipakai buat hantaran,” ujarnya. (put/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR