alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Ditinggal Takziah, Dapur Rumah Warga Mayangan Terbakar  

MAYANGAN, Radar Bromo– Rumah Sanito, warga Jalan Ikan Tongkol RT 7/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, nyaris ludes. Selasa (27/7), rumahnya terbakar ketika ditinggal bertakziah. Diduga, kebakaran dipicu kompor yang lupa dimatikan.

Kebakaran itu cepat diketahui warga. Sehingga, kebakaran tak sampai merembet ke mana-mana. Hanya bagian dapur yang hangus. Sejumlah peralatannya juga kobong.

Si jago merah juga tidak sampai merembet ke rumah warga lain. Meski rumah korban berada di permukiman padat penduduk.

Kebakaran ini kali pertama diketahui oleh tetangga korban, Yono. Ia mengaku saat itu hendak mengambil beras di depan rumahnya. Sekitar pukul 09.00. Namun, ia curiga melihat asap hitam membubung tinggi dari belakang rumah Sanito.

Yono pun bergegas masuk ke rumahnya. Mengamankan beras yang akan diambilnya. Usai memasukkan beras, ternyata asap hitam itu masih membubung. Yono pun memeriksa bagian belakang rumah korban. Rupanya, api sudah cukup besar.

Yono berteriak. Meminta bantuan warga. Serta, menghubungi perangkat kelurahan dan pemadam kebakaran (damkar). Bersama warga, juga menjebol pintu rumah korban. Mereka berusaha memadamkan api.

“Pemilik rumah pergi melayat ke rumah kerabatnya di Kropak, Bantaran (Kabupaten Probolinggo). Jadi, rumahnya kosong,” ujar Yono.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman mengaku mendapatkan informasi kebakaran dari Camat Mayangan. Pihaknya pun menerjunkan dua unit mobil damkar. Satu unit mobil damkar kecil dan satunya lagi besar.

Namun, karena rumah yang terbakar lokasinya masuk gang, hanya mobil damkar kecil yang bisa masuk. “Alhamdulillah kebakaran berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah warga lain,” katanya.

Soal penyebab terjadinya kebakaran, Aman menduga, akibat pemilik rumah lupa mematikan kompor usai memasak air. Kemudian, pemilik rumah pergi takziah ke Kecamatan Bantaran. “Kalau kerugian masih belum diketahui,” ujarnya. (mas/rud)

 

MAYANGAN, Radar Bromo– Rumah Sanito, warga Jalan Ikan Tongkol RT 7/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, nyaris ludes. Selasa (27/7), rumahnya terbakar ketika ditinggal bertakziah. Diduga, kebakaran dipicu kompor yang lupa dimatikan.

Kebakaran itu cepat diketahui warga. Sehingga, kebakaran tak sampai merembet ke mana-mana. Hanya bagian dapur yang hangus. Sejumlah peralatannya juga kobong.

Si jago merah juga tidak sampai merembet ke rumah warga lain. Meski rumah korban berada di permukiman padat penduduk.

Kebakaran ini kali pertama diketahui oleh tetangga korban, Yono. Ia mengaku saat itu hendak mengambil beras di depan rumahnya. Sekitar pukul 09.00. Namun, ia curiga melihat asap hitam membubung tinggi dari belakang rumah Sanito.

Yono pun bergegas masuk ke rumahnya. Mengamankan beras yang akan diambilnya. Usai memasukkan beras, ternyata asap hitam itu masih membubung. Yono pun memeriksa bagian belakang rumah korban. Rupanya, api sudah cukup besar.

Yono berteriak. Meminta bantuan warga. Serta, menghubungi perangkat kelurahan dan pemadam kebakaran (damkar). Bersama warga, juga menjebol pintu rumah korban. Mereka berusaha memadamkan api.

“Pemilik rumah pergi melayat ke rumah kerabatnya di Kropak, Bantaran (Kabupaten Probolinggo). Jadi, rumahnya kosong,” ujar Yono.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman mengaku mendapatkan informasi kebakaran dari Camat Mayangan. Pihaknya pun menerjunkan dua unit mobil damkar. Satu unit mobil damkar kecil dan satunya lagi besar.

Namun, karena rumah yang terbakar lokasinya masuk gang, hanya mobil damkar kecil yang bisa masuk. “Alhamdulillah kebakaran berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah warga lain,” katanya.

Soal penyebab terjadinya kebakaran, Aman menduga, akibat pemilik rumah lupa mematikan kompor usai memasak air. Kemudian, pemilik rumah pergi takziah ke Kecamatan Bantaran. “Kalau kerugian masih belum diketahui,” ujarnya. (mas/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/