alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Butuh Tambahan 30 Cermin Cembung di Kota Probolinggo, Belum Terpenuhi

KANIGARAN, Radar Bromo- Sejumlah rambu-rambu lalu lintas di Kota Probolinggo terus dilengkapi. Namun, tahun ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo dipastikan tidak menambah cermin cembung. Meski sejauh ini masih membutuhkan tambahan sekitar 30 unit.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Purwantoro mengatakan, sejauh ini di Kota Probolinggo baru ada sekitar 10 buah cermin cembung. Di antaranya, terpasang di Simpang Tiga Jalan Cokroaminoto dan di Simpang Tiga arah Kelurahan Tisnonegaran.

Jumlahnya dinilai masih kurang. Karena Kota Probolinggo, sedikitnya masih membutuhkan tambahan 30 cermin cembung. Masih banyak persimpangan yang dinilai perlu dipasangi. “Kalau hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), sekitar 30 titik lagi. Cuma tahun ini memang tidak ada penambahan baru,” ujarnya.

Tidak adanya pengadaan cermin cembung ini, karena minimnya anggaran. Purwantoro mengaku, kini masih fokus terhadap pemasanganh markah jalan dan zona selamat sekolah. Khusus cermin cembung, hanya melakukan pemeliharaan.

“Anggarannya tidak terlalu besar. Karena memang sifatnya pemeliharaan saja. Sekitar Rp 70 juta dari APBD 2022,” ujarnya.

Karena bersifat pemeliharaan, anggaran yang dialokasikan tidak harus terpakai. Anggaran ini hanya digunakan saat dibutuhkan. Misalnya, cermin cembung kusam karena kotor. “Kalau kerusakan tidak dianggarkan dalam pemeliharaan. Kalau cermin cembung pecah, ya otomatis pasti diganti. Insyaallah tahun depan kami usulkan untuk yang baru,” katanya. (riz/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo- Sejumlah rambu-rambu lalu lintas di Kota Probolinggo terus dilengkapi. Namun, tahun ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo dipastikan tidak menambah cermin cembung. Meski sejauh ini masih membutuhkan tambahan sekitar 30 unit.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Purwantoro mengatakan, sejauh ini di Kota Probolinggo baru ada sekitar 10 buah cermin cembung. Di antaranya, terpasang di Simpang Tiga Jalan Cokroaminoto dan di Simpang Tiga arah Kelurahan Tisnonegaran.

Jumlahnya dinilai masih kurang. Karena Kota Probolinggo, sedikitnya masih membutuhkan tambahan 30 cermin cembung. Masih banyak persimpangan yang dinilai perlu dipasangi. “Kalau hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), sekitar 30 titik lagi. Cuma tahun ini memang tidak ada penambahan baru,” ujarnya.

Tidak adanya pengadaan cermin cembung ini, karena minimnya anggaran. Purwantoro mengaku, kini masih fokus terhadap pemasanganh markah jalan dan zona selamat sekolah. Khusus cermin cembung, hanya melakukan pemeliharaan.

“Anggarannya tidak terlalu besar. Karena memang sifatnya pemeliharaan saja. Sekitar Rp 70 juta dari APBD 2022,” ujarnya.

Karena bersifat pemeliharaan, anggaran yang dialokasikan tidak harus terpakai. Anggaran ini hanya digunakan saat dibutuhkan. Misalnya, cermin cembung kusam karena kotor. “Kalau kerusakan tidak dianggarkan dalam pemeliharaan. Kalau cermin cembung pecah, ya otomatis pasti diganti. Insyaallah tahun depan kami usulkan untuk yang baru,” katanya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/