alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Rusunawa Jadi Karantina Pekerja Migran Probolinggo yang Mudik

MAYANGAN, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo menyiapkan tempat karantina untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mudik. Yaitu, di Rusunawa Mayangan.

“Di Kota Probolinggo kami telah menyiapkan Rusunawa Mayangan untuk tempat karantina bagi pekerja migran yang baru datang dari luar negeri,” terang Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Senin (26/4).

Menurutnya, para pekerja dari luar negeri yang mudik tidak bisa langsung pulang ke rumah masing-masing. Mereka harus karantina dulu di Rusunawa Mayangan.

Karantina dilakukan lima hari. Selama karantina itu, mereka diperiksa kesehatannya. Termasuk dilakukan rapid test antigen.

Rusunawa Mayangan sebelumnya digunakan untuk karantina pasien positif Covid-19 tanpa gejala. Tempat ini memiliki kapasitas 48 kamar.

Selain menyiapkan rusunawa sebagai tempat karantina, Pemkot Probolinggo juga menerjunkan Satpol PP dan tim kesehatan di pos pemantauan arus mudik. Di sana, tes kesehatan juga dilakukan.

“Di Pos pemantauan akan ada petugas kesehatan, ambulans dan akan dilakukan rapid test antigen,” terangnya setelah mengikuti Apel Kesiapan Larangan Mudik Lebaran di Mako Polres Probolinggo Kota, kemarin (26/4).

Meski demikian, belum ada PMI yang mudik ke kota sampai kemarin. Rusunawa Mayangan pun masih kosong.

“Sampai saat ini belum ada PMI yang dikarantina di Rusunawa Mayangan,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (DKP2KB) Kota Probolinggo dr Nurul Hasanah Hidayati. (put/hn)

MAYANGAN, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo menyiapkan tempat karantina untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mudik. Yaitu, di Rusunawa Mayangan.

“Di Kota Probolinggo kami telah menyiapkan Rusunawa Mayangan untuk tempat karantina bagi pekerja migran yang baru datang dari luar negeri,” terang Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Senin (26/4).

Menurutnya, para pekerja dari luar negeri yang mudik tidak bisa langsung pulang ke rumah masing-masing. Mereka harus karantina dulu di Rusunawa Mayangan.

Karantina dilakukan lima hari. Selama karantina itu, mereka diperiksa kesehatannya. Termasuk dilakukan rapid test antigen.

Rusunawa Mayangan sebelumnya digunakan untuk karantina pasien positif Covid-19 tanpa gejala. Tempat ini memiliki kapasitas 48 kamar.

Selain menyiapkan rusunawa sebagai tempat karantina, Pemkot Probolinggo juga menerjunkan Satpol PP dan tim kesehatan di pos pemantauan arus mudik. Di sana, tes kesehatan juga dilakukan.

“Di Pos pemantauan akan ada petugas kesehatan, ambulans dan akan dilakukan rapid test antigen,” terangnya setelah mengikuti Apel Kesiapan Larangan Mudik Lebaran di Mako Polres Probolinggo Kota, kemarin (26/4).

Meski demikian, belum ada PMI yang mudik ke kota sampai kemarin. Rusunawa Mayangan pun masih kosong.

“Sampai saat ini belum ada PMI yang dikarantina di Rusunawa Mayangan,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (DKP2KB) Kota Probolinggo dr Nurul Hasanah Hidayati. (put/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/