alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

Membahayakan Pengguna Jalan, Gundukan Aspal Dikepras

TONGAS, Radar Bromo – Gundukan aspal sepanjang 30 meter di persimpangan traffic light Tongas Kabupaten Probolinggo, dikepras. Sabtu (26/2), gundukan itu dikepras karena dianggap membahayakan pengguna jalan.

Pengeprasan itu membuat arus lalu lintas di jalan setempat sempat terganggu. Namun, tidak sampai terjadi kemacetan. Arus kendaraan dari kedua arah berjalan seperti biasa. Hanya saja, laju kendaraan dari arah timur tersendat.

PPK 3.5 Jalan Nasional Probolinggo Pasuruan Gempol, Wibowo mengatakan, gundukan aspal di jalan raya pantura Tongas memang dikepras. Diratakan dengan jalan di sekitarnya. Pengeprasan itu termasuk pogram pemeliharaan jalan.

Jembul-jembul aspal di Jalan Raya Tongas itu sudah kami keprasi. Sekitar 30 meter panjangnya jembulan aspal di lokasi persimpangan Tongas itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (26/2).

Wibowo menerangkan, gundukan aspal jalan itu membahayakan selama ini. Untungnya, posisinya sebelum persimpangan traffic light. Sehingga, pengendara yang melintasi di gundukan aspal itu umumnya melaju dengan kecepatan rendah.

”Kami harus melakukan pemeliharaan jalan rusak di banyak titik. Kami menyelesaikan pemeliharaan jalan berlubang lebih dulu. Selanjutnya, memperbaikan jalan yang berupa jembulan dengan cara dikeprasi,” terangnya.

TONGAS, Radar Bromo – Gundukan aspal sepanjang 30 meter di persimpangan traffic light Tongas Kabupaten Probolinggo, dikepras. Sabtu (26/2), gundukan itu dikepras karena dianggap membahayakan pengguna jalan.

Pengeprasan itu membuat arus lalu lintas di jalan setempat sempat terganggu. Namun, tidak sampai terjadi kemacetan. Arus kendaraan dari kedua arah berjalan seperti biasa. Hanya saja, laju kendaraan dari arah timur tersendat.

PPK 3.5 Jalan Nasional Probolinggo Pasuruan Gempol, Wibowo mengatakan, gundukan aspal di jalan raya pantura Tongas memang dikepras. Diratakan dengan jalan di sekitarnya. Pengeprasan itu termasuk pogram pemeliharaan jalan.

Jembul-jembul aspal di Jalan Raya Tongas itu sudah kami keprasi. Sekitar 30 meter panjangnya jembulan aspal di lokasi persimpangan Tongas itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (26/2).

Wibowo menerangkan, gundukan aspal jalan itu membahayakan selama ini. Untungnya, posisinya sebelum persimpangan traffic light. Sehingga, pengendara yang melintasi di gundukan aspal itu umumnya melaju dengan kecepatan rendah.

”Kami harus melakukan pemeliharaan jalan rusak di banyak titik. Kami menyelesaikan pemeliharaan jalan berlubang lebih dulu. Selanjutnya, memperbaikan jalan yang berupa jembulan dengan cara dikeprasi,” terangnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/