alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Selesaikan UKL UPL dan Pendataan Pengguna untuk Proyek Jargas

KRAKSAAN, Radar Bromo – Lanjutan proyek jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Probolinggo kian mendekati pelaksanaan. Setelah revisi draf MoU, Pemerintah Kabupaten Probolinggo bertahap mulai menyelesaikan perizinan yang dibutuhkan demi kelancaran pelaksanaan proyek tersebut.

Draf MoU ada beberapa poin yang harus di revisi masih sehingga harus disesuaikan. Oleh karenanya hingga saat ini masih terus disempurnakan. Di tengah proses penyempurnaan itu, Pemkab Probolinggo bertahap menyelesaikan perizinan yang dibutuhkan oleh Kementerian ESDM, Ini untuk melancarkan realisasi pengerjaan proyek.

“Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) sudah dilakukan. Nantinya proyek tidak boleh berdampak terhadap lingkungan hidup,” ujar Kabag Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Probolinggo, Susilo Isnadi.

Tidak hanya itu Pemkab Probolinggo telah mendata 5.706 saluran rumah yang nantinya akan dipasang instalasi jaringan gas. Selanjutnya terkait dengan kebutuhan susulan yang dibutuhkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM. Sehingga seluruh kebutuhan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dapat terpenuhi.

Jaringan gas sendiri sedianya akan menyasar pada 7 desa yang menjadi sasaran perluasan jargas. Meliputi empat desa di Kecamatan Tongas yakni Desa Tanjungrejo, Curahtulis, Tongas Kulon dan Tambakrejo. Dilanjutkan ke arah timur menuju Kecamatan Dringu tiga wilayah perluasan meliputi Desa Pabean, Kalirejo, dan Kedungdalem.

“Pemerintah Daerah hanya mendukung agar pelaksanaannya lancar. Karenanya apa yang dibutuhkan kami upayakan selesai secepatnya. Maret mendatang jika semuanya sudah klir, nanti kami akan datang ke Kementerian. Kalau rencananya lancar, bulan april sudah bisa mulai pengerjaan,” kata Susilo. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Lanjutan proyek jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Probolinggo kian mendekati pelaksanaan. Setelah revisi draf MoU, Pemerintah Kabupaten Probolinggo bertahap mulai menyelesaikan perizinan yang dibutuhkan demi kelancaran pelaksanaan proyek tersebut.

Draf MoU ada beberapa poin yang harus di revisi masih sehingga harus disesuaikan. Oleh karenanya hingga saat ini masih terus disempurnakan. Di tengah proses penyempurnaan itu, Pemkab Probolinggo bertahap menyelesaikan perizinan yang dibutuhkan oleh Kementerian ESDM, Ini untuk melancarkan realisasi pengerjaan proyek.

“Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) sudah dilakukan. Nantinya proyek tidak boleh berdampak terhadap lingkungan hidup,” ujar Kabag Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Probolinggo, Susilo Isnadi.

Tidak hanya itu Pemkab Probolinggo telah mendata 5.706 saluran rumah yang nantinya akan dipasang instalasi jaringan gas. Selanjutnya terkait dengan kebutuhan susulan yang dibutuhkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM. Sehingga seluruh kebutuhan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dapat terpenuhi.

Jaringan gas sendiri sedianya akan menyasar pada 7 desa yang menjadi sasaran perluasan jargas. Meliputi empat desa di Kecamatan Tongas yakni Desa Tanjungrejo, Curahtulis, Tongas Kulon dan Tambakrejo. Dilanjutkan ke arah timur menuju Kecamatan Dringu tiga wilayah perluasan meliputi Desa Pabean, Kalirejo, dan Kedungdalem.

“Pemerintah Daerah hanya mendukung agar pelaksanaannya lancar. Karenanya apa yang dibutuhkan kami upayakan selesai secepatnya. Maret mendatang jika semuanya sudah klir, nanti kami akan datang ke Kementerian. Kalau rencananya lancar, bulan april sudah bisa mulai pengerjaan,” kata Susilo. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/