alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Longsor Gerus Kandang Ternak di Bantaran

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANTARAN,Radar Bromo – Waspada, cuaca ekstrem masih diperkirakan terjadi di Kabupaten Probolinggo. Terakhir, hujan deras mengakibatkan longsor di Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Jumat (26/2) sore. Plengsengan sungai di daerah permukiman padat ambrol. Akibatnya, kandang ternak milik salah seorang warga tergerus longsor.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, plengsengan yang ambrol itu berada di belakang rumah Tulis, 35, warga Dusun Krajan, Desa Karanganyar. Awalnya, hujan deras mulai melanda sejak sekitar pukul 15.00. Air yang mengalir di Sungai Karanganyar, tampak deras. Diperkirakan, selain hujan deras, debit air sungai tinggi akibat kiriman dari lereng Gunung Bromo.

“Sungai ini sejalur dengan sungai dari wilayah Kuripan dan Sumber. Ketika hujan deras, saya lihat ke belakang rumah debit air sungai naik cepat,” ujar Tulis.

Di belakang rumahnya itu, kata Tulis, dekat dengan sungai dan sudah dilengkapi dengan plengsengan. Tak jauh dari plengsengan itu, pihaknya membangun kandang kambing. Melibat air yang semakin meninggi dan hujan deras, Tulis memindah ternaknya ke depan rumahnya karena khawatir longsor.

Ternyata, sekitar pukul 16.00, tembok penahan tanah di belakang rumahnya benar-benar tergerus longsor. Kandang kambingnya yang sebelumnya masih utuh, ikut terbawa longsor. “Untung kambing saya sudah dipindahkan,” ujar Tulis, besyukur.

Kapolsek Bantaran Iptu Jamhari membenarkan adanya longsor di wilayah hukumnya. Ia mengaku mendatangi lokasi kejadian dan memastikan tidak ada korban jiwa. “Hewan ternak berhasil diselamatkan semuanya. Kandang kambing milik Pak Tulis terkena longsor, kerugian sekitar Rp 1 juta,” ujarnya. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANTARAN,Radar Bromo – Waspada, cuaca ekstrem masih diperkirakan terjadi di Kabupaten Probolinggo. Terakhir, hujan deras mengakibatkan longsor di Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Jumat (26/2) sore. Plengsengan sungai di daerah permukiman padat ambrol. Akibatnya, kandang ternak milik salah seorang warga tergerus longsor.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, plengsengan yang ambrol itu berada di belakang rumah Tulis, 35, warga Dusun Krajan, Desa Karanganyar. Awalnya, hujan deras mulai melanda sejak sekitar pukul 15.00. Air yang mengalir di Sungai Karanganyar, tampak deras. Diperkirakan, selain hujan deras, debit air sungai tinggi akibat kiriman dari lereng Gunung Bromo.

“Sungai ini sejalur dengan sungai dari wilayah Kuripan dan Sumber. Ketika hujan deras, saya lihat ke belakang rumah debit air sungai naik cepat,” ujar Tulis.

Mobile_AP_Half Page

Di belakang rumahnya itu, kata Tulis, dekat dengan sungai dan sudah dilengkapi dengan plengsengan. Tak jauh dari plengsengan itu, pihaknya membangun kandang kambing. Melibat air yang semakin meninggi dan hujan deras, Tulis memindah ternaknya ke depan rumahnya karena khawatir longsor.

Ternyata, sekitar pukul 16.00, tembok penahan tanah di belakang rumahnya benar-benar tergerus longsor. Kandang kambingnya yang sebelumnya masih utuh, ikut terbawa longsor. “Untung kambing saya sudah dipindahkan,” ujar Tulis, besyukur.

Kapolsek Bantaran Iptu Jamhari membenarkan adanya longsor di wilayah hukumnya. Ia mengaku mendatangi lokasi kejadian dan memastikan tidak ada korban jiwa. “Hewan ternak berhasil diselamatkan semuanya. Kandang kambing milik Pak Tulis terkena longsor, kerugian sekitar Rp 1 juta,” ujarnya. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2