alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Partai Pengusung Handal Brilian Belum Bahas Calon Pengganti Wawali

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

MAYANGAN, Radar Bromo – Calon pengganti Wakil Wali Kota (Wawali) Probolinggo Moch. Soufis Subri belum dibahas oleh tiga partai pengusung. Yaitu, PKB, Demokrat, dan PKS.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin saat ditemui setelah rapat paripurna DPRD Selasa (26/1) menyebut, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai pengganti Wawali.

“Belum ada pembahasan saat ini untuk pengganti Wawali. Karena sekarang juga baru proses pengusulan pemberhentian,” terang lelaki yang juga Ketua DPC PKB Kota Probolinggo itu.

Habib Hadi (panggilannya) pun enggan berkomentar banyak saat ditanya kemungkinan tidak akan mengisi pengganti Wawali sampai akhir masa jabatan. Dia malah membandingkan dengan kondisi serupa pada kepemimpinan Wali Kota Probolinggo Rukmini di periode sebelumnya.

“Dalam perjalanan Kota Probolinggo kan pernah ada kekosongan posisi wakil wali kota. Terserah media menganalisisnya bagaimana,” ujarnya.

Kekosongan posisi wawali di Probolinggo memang pernah terjadi pada masa pemerintahan Rukmini periode 2013-2018. Saat itu, Wawali Suhadak menghadapi proses hukum karena terjerat kasus tipikor Dana Alokasi Khusus (DAK) 2009.

Dewan Usulkan Pemberhentian Wawali Subri dengan Hormat

Hal senada diungkapkan Sekretaris DPC PKB Kota Probolinggo Abdul Mujib. Menurutnya, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai calon pengganti wawali di antara partai pengusung.

“Belum ada pembahasan tentang pengganti wawali dengan partai pengusung sampai saat ini,” terangnya.

Ketua Majelis Pembina Cabang Demokrat Kota Probolinggo Sri Wahyuningsih pun menyampaikan hal serupa. Menurutnya, memang belum ada pembahasan mengenai pengganti Moch. Soufis Subri sebagai wawali Probolinggo.

“Sampai saat ini belum ada pembahasan pengganti almarhum Pak Subri di partai pengusung,” ujarnya.

Meski demikian, Sri berharap tidak sampai terjadi kekosongan kursi wawali Probolinggo. Menurutnya, posisi wawali penting dalam pemerintahan. Sehingga, harus tetap diisi.

“Mungkin saja seperti itu (posisi wawali kosong, red). Tapi saya berharap tidak sampai seperti itu. Karena ini demi Kota Probolinggo. Perlu pemikiran lebih banyak orang dalam membangun Kota Probolinggo,” ujarnya.

Sementara itu di antara tiga partai pengusung, hanya PKS yang sudah membahas di internal. Ketua DPC PKS Syaiful Rohman dalam beberapa kali kesempatan menjelaskan, memang belum ada pembahasan mengenai pengganti Wawali Subri di antara partai pengusung.

“Namun, di internal PKS sudah dibahas. Calonnya siapa belum bisa kami sampaikan. Sebab, belum ada pembahasan di antara parpol pengusung,” terangnya. (put/hn)

Mobile_AP_Rectangle 1

MAYANGAN, Radar Bromo – Calon pengganti Wakil Wali Kota (Wawali) Probolinggo Moch. Soufis Subri belum dibahas oleh tiga partai pengusung. Yaitu, PKB, Demokrat, dan PKS.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin saat ditemui setelah rapat paripurna DPRD Selasa (26/1) menyebut, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai pengganti Wawali.

“Belum ada pembahasan saat ini untuk pengganti Wawali. Karena sekarang juga baru proses pengusulan pemberhentian,” terang lelaki yang juga Ketua DPC PKB Kota Probolinggo itu.

Mobile_AP_Half Page

Habib Hadi (panggilannya) pun enggan berkomentar banyak saat ditanya kemungkinan tidak akan mengisi pengganti Wawali sampai akhir masa jabatan. Dia malah membandingkan dengan kondisi serupa pada kepemimpinan Wali Kota Probolinggo Rukmini di periode sebelumnya.

“Dalam perjalanan Kota Probolinggo kan pernah ada kekosongan posisi wakil wali kota. Terserah media menganalisisnya bagaimana,” ujarnya.

Kekosongan posisi wawali di Probolinggo memang pernah terjadi pada masa pemerintahan Rukmini periode 2013-2018. Saat itu, Wawali Suhadak menghadapi proses hukum karena terjerat kasus tipikor Dana Alokasi Khusus (DAK) 2009.

Dewan Usulkan Pemberhentian Wawali Subri dengan Hormat

Hal senada diungkapkan Sekretaris DPC PKB Kota Probolinggo Abdul Mujib. Menurutnya, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai calon pengganti wawali di antara partai pengusung.

“Belum ada pembahasan tentang pengganti wawali dengan partai pengusung sampai saat ini,” terangnya.

Ketua Majelis Pembina Cabang Demokrat Kota Probolinggo Sri Wahyuningsih pun menyampaikan hal serupa. Menurutnya, memang belum ada pembahasan mengenai pengganti Moch. Soufis Subri sebagai wawali Probolinggo.

“Sampai saat ini belum ada pembahasan pengganti almarhum Pak Subri di partai pengusung,” ujarnya.

Meski demikian, Sri berharap tidak sampai terjadi kekosongan kursi wawali Probolinggo. Menurutnya, posisi wawali penting dalam pemerintahan. Sehingga, harus tetap diisi.

“Mungkin saja seperti itu (posisi wawali kosong, red). Tapi saya berharap tidak sampai seperti itu. Karena ini demi Kota Probolinggo. Perlu pemikiran lebih banyak orang dalam membangun Kota Probolinggo,” ujarnya.

Sementara itu di antara tiga partai pengusung, hanya PKS yang sudah membahas di internal. Ketua DPC PKS Syaiful Rohman dalam beberapa kali kesempatan menjelaskan, memang belum ada pembahasan mengenai pengganti Wawali Subri di antara partai pengusung.

“Namun, di internal PKS sudah dibahas. Calonnya siapa belum bisa kami sampaikan. Sebab, belum ada pembahasan di antara parpol pengusung,” terangnya. (put/hn)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2