Pasar Patalan-Probolinggo Perlu Dibenahi, Pemerintah Belum Ada Anggaran

WONOMERTO, Radar Bromo- Kondisi Pasar Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, mendapatkan perhatian dari Pemkab Probolinggo. Namun, rencana revitalisasi pasar daerah ini belum dipastikan. Tergantung terhadap kemampuan anggaran daerah dan peluang dukungan Pemerintah Pusat.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris meninjau Pasar Patalan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Senin (26/10). Mereka melihat langsung kondisi lapak dan sarana pasar, sekaligus berdialog dengan pedagang mengenai aktivitas jual beli dan kendala usaha mereka.
Menurut Gus Haris, pasar tradisional perlu memiliki fasilitas yang layak agar masyarakat nyaman berbelanja. Namun, di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah harus mencari sumber pendanaan untuk merealisasikan revitalisasi pasar.
“Saya sering lewat dan saya berhenti melihat kondisi pasar. Ke depan, kami masih mampu untuk melakukan revitalisasi pasar di tengah keterbatasan anggaran. Ini kami carikan solusi terus, semoga di kementerian juga mendapatkan solusi atau jalan untuk melakukan revitalisasi pasar-pasar,” ujarnya.
Menurutnya, revitalisasi tidak boleh sekadar memperbaiki tampilan bangunan. Pemerintah perlu memastikan pasar mampu menunjang aktivitas perdagangan dan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli. “Output-nya tempatnya harus worth it dan masyarakat bisa senang dan nyaman datang ke tempat ini untuk berbelanja,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana penganggaran pada tahun depan untuk mendukung revitalisasi pasar. Meski demikian, belum ada rincian mengenai besaran anggaran, sumber pendanaan, maupun jadwal pelaksanaan pekerjaan yang disampaikan dalam peninjauan tersebut.
“Pasar tradisional memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, pembenahan fasilitas perlu diikuti penataan yang mendukung kegiatan jual beli, bukan hanya pembangunan fisik tanpa memperhatikan kebutuhan penggunanya," katanya. (mu/rud)



