alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Tahun Ini Pemkot Probolinggo Fokus Tata PKL Mastrip-Eratex

KANIGARAN,Radar Bromo – Kajian penataan titik keramaian di kecamatan telah dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) sejak 2019. Tahun ini ditindaklanjuti dengan penataan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Mastrip dan di belakang PT Eratex Djaja.

Namun, penataan titik keramaian di masing-masing kecamatan menemui kendala. Yakni, mengenai lahan yang digunakan, sehingga akan dilakukan secara bertahap. “Memang tahun 2019 ada kajian tentang penatan kawasan keramaian di kecamatan. Namun, ada kendala lahan yang akan digunakan sebagai tempat keramaian. Mengingat Kota Probolinggo, luasnya juga terbatas,” ujar Kasi Perdagangan Dalam Negeri DKUPP Kota Probolinggo, Rindra.

Menurutnya, tahun ini pihaknya fokus terhadap penataan di PKL Mastrip yang sudah direlokasi dan PKL Eratex. Secara bertahap di kecamatan lain juga akan dilakukan penataan. “Kendalanya, ya itu lahan yang terbatas,” ujarnya.

Namun, Kabid Perdagangan DKUPP Kota Probolinggo Noor Aly, optimistis penataan PKL akan tetap dilakukan setiap tahun. Sebab, sudah diatur dalam Perda tentang Pembinaan PKL. Bahwa, ada lokasi-lokasi yang memang tidak boleh digunakan untuk berjualan.

“Penegakan perda ini kewenangan Satpol PP, kami dari DKUPP yang mencarikan solusi tempat mana yang bisa digunakan oleh PKL berjualan agar tidak melanggar perda,” jelasnya.

Dalam beberapa proses penataan PKL yang dilakukan DKUPP, awalnya juga terjadi penolakan. Namun, ketika sudah berjalan justru minat PKL untuk berjualan sangat tinggi. “Seperti penataan PKL Mastrip, dulu banyak yang menolak ditempatkan di lokasi PKL Masrip. Ternyata banyak yang masuk, bahkan minta ditambah fasilitas seperti MCK,” ujarnya.

Selain relokasi PKL Mastrip, Noor Aly mencontohkan penatan PKL di Pasar Sabtu Minggu (Tugu). Bahkan, meski pedagang yang berjualan di Pasar Tugu, sudah melebihi kapasitas, namun yang mendaftar masih banyak. (put/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU