alexametrics
31C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Kasus Covid-19 Tinggi, Wali Kota Probolinggo Akan Tutup Pasar Tugu

MAYANGAN,Radar Bromo – Menyikapi kian maraknya penularan Covid-19 di Kota Probolinggo, Wali Kota Hadi Zainal Abidin, berencana menutup Pasar Sabtu-Minggu (Tugu). Penutupan pasar yang digelar saban Sabtu dan Minggu di alun-alun itu dirasa perlu demi melindungi warga dari serangan korona.

Habib Hadi –sapaan akrab wali kota- mengatakan, rencana penutupan Pasar Tugu, masih menunggu keputusan bersama. Sejauh ini, masih dilakukan koordinasi mengenai dampak yang kemungkinan akan timbul bila pasar ini ditutup. “Pasar Tungu, di alun-alun tunggu keputusan bersama antara kepolisian, Pemkot, termasuk tiga pilar,” ujarnya, Selasa (24/11) lalu.

Ia menegaskan, kini pihaknya memprioritaskan masalah kesehatan. Karenanya, Pasar Minggu yang selama ini banyak dikunjungi warga akan ditutup sementara untuk menekan penyebaran Covid-19. Apalagi, saat ini semakin sulit untuk mendeteksi penularan korona dari klaster mana.

Hadi menyadari jika Pasar Minggu ditutup, jelas akan berdampak pada sektor perekonomian. Namun, menurutnya sektor kesehatan jauh lebih penting. Seperti selama ini dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan adanya recofusing anggaran. “Pasti ada dampak ekonomi. Tetapi, kesehatan harus diutamakan,” jelasnya.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, mendukung apa yang diinginkan pemerintah guna mencegah penularan Covid-19. Mengingat, penyebarannya tidak pandang bulu. Bahkan, Wakil Wali Kota Probolinggo Mochamad Soufis Subri, juga terpapar korona.

“Kami mendukung pemerintah dengan penguatan jumlah personel bergabung dengan tiga pilar untuk penegakan disiplin protokol kesehatan. Kami akan lakukan terus menerus,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU