alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Hindari Ranting, Truk Masuk Sungai di Wonomerto

WONOMERTO, Radar Bromo Kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Sabtu (26/6) pagi, sebuah truk nyungsep ke sungai. Beruntung tidak ada korban jiwa. Sopir dan seorang anaknya yang masih berusia 8 tahun tidak sampai terluka.

“Ini ngantuk. Soalnya tidak ada apa-apa, truknya langsung ke kiri dan masuk sungai. Untung tidak ada korban jiwa. Bagian samping depan truk hanya ringsek akibat terkena bambu di tepi sungai,” ujar warga Desa Sepuhgembol, Alami, 38.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 80.15. Truk tanpa muatan itu melaju dari utara. Sesampai di lokasi kejadian, mendadak oleng ke kiri dan masuk sungai.

Akibat peristiwa ini, Jalan Raya Bromo, sempat macet. Sejumlah pengendara yang melintas memperlambat laju kendaraanya untuk mengetahui apa yang terjadi. Bahkan, tak sedikit yang mengabadikannya menggunakan kamera handphone-nya.

Sekitar pukul 09.30, dua truk derek datang untuk membantu mengevakuasinya. Sekitar pukul 10.25, truk nahas itu berhasil dievakuasi.

Namun, sopir truk itu membantah disebut mengantuk ketika mengemudi. Katanya, saat itu ada ranting pohon randu yang terlalu ke tengah, sehingga mengenai bagian atas truknya. Karenanya, truknya oleng dan iapun banting ke kiri.

“Saat truk oleng, saya banting setir ke kiri. Sebab, jika ke kanan, waktu itu ada kendaraan lain yang melintas berlawanan arah,” ujar pria mengaku berasal dari Kecamatan Kraksaan dan enggan namanya disebutkan itu.

Terpisah, Kanit Laka Satalantas Polres Probolinggo Kota Ipda M. Rizal mengaku tidak mengetahui peristiwa yang terjadi pagi itu. Ia mengatakan, tidak ada laporan dari anggotanya. “Sampai saat ini tidak ada laporan terkait laka tunggal di Sepuhgembol,” ujarnya, kemarin. (rpd/rud)

WONOMERTO, Radar Bromo Kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Sabtu (26/6) pagi, sebuah truk nyungsep ke sungai. Beruntung tidak ada korban jiwa. Sopir dan seorang anaknya yang masih berusia 8 tahun tidak sampai terluka.

“Ini ngantuk. Soalnya tidak ada apa-apa, truknya langsung ke kiri dan masuk sungai. Untung tidak ada korban jiwa. Bagian samping depan truk hanya ringsek akibat terkena bambu di tepi sungai,” ujar warga Desa Sepuhgembol, Alami, 38.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 80.15. Truk tanpa muatan itu melaju dari utara. Sesampai di lokasi kejadian, mendadak oleng ke kiri dan masuk sungai.

Akibat peristiwa ini, Jalan Raya Bromo, sempat macet. Sejumlah pengendara yang melintas memperlambat laju kendaraanya untuk mengetahui apa yang terjadi. Bahkan, tak sedikit yang mengabadikannya menggunakan kamera handphone-nya.

Sekitar pukul 09.30, dua truk derek datang untuk membantu mengevakuasinya. Sekitar pukul 10.25, truk nahas itu berhasil dievakuasi.

Namun, sopir truk itu membantah disebut mengantuk ketika mengemudi. Katanya, saat itu ada ranting pohon randu yang terlalu ke tengah, sehingga mengenai bagian atas truknya. Karenanya, truknya oleng dan iapun banting ke kiri.

“Saat truk oleng, saya banting setir ke kiri. Sebab, jika ke kanan, waktu itu ada kendaraan lain yang melintas berlawanan arah,” ujar pria mengaku berasal dari Kecamatan Kraksaan dan enggan namanya disebutkan itu.

Terpisah, Kanit Laka Satalantas Polres Probolinggo Kota Ipda M. Rizal mengaku tidak mengetahui peristiwa yang terjadi pagi itu. Ia mengatakan, tidak ada laporan dari anggotanya. “Sampai saat ini tidak ada laporan terkait laka tunggal di Sepuhgembol,” ujarnya, kemarin. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/