GALERI FOTO: Semarak Idul Fitri di Kota Probolinggo di Tengah Pandemi

LEBARAN kali ini memang terasa sedikit berbeda. Masa pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), membuat sejumlah tradisi yang lekat dengan Lebaran berkurang. Mulai seperti mudik, gema takbir yang tak lagi ditemui di jalanan, hingga sonjo-sonjo.

PROTOKOL KESEHATAN: Jamaah yang mau salat id, diperiksa suhu tubuhnya dengan thermogun. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

 

DOA KEMENANGAN: Sejumlah umat muslim di Kota Probolinggo berdoa usai melaksanakan salat Id. (Foto: Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Namun, Idul Fitri tetaplah Idul Fitri. Hari kemenangan usai sebulan penuh umat muslim menahan hawa nafsu lewat puasa. Semarak merayakan kemenangannya tetap terasa meski dalam suasana yang sedikit berbeda.

SONJO-SONJO: Meski ada imbauan di rumah saja, namun tak sedikit warga yang masih sonjo-sonjo ke rumah tetangga dan kerabat untuk bermaaf-maafan. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

 

IKUTI IMBAUAN PEMERINTAH: Rumah warga yang dipasang banner tak terima tamu, sebagai pengingat untuk memenuhi imbauan pemerintah di rumah saja. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

 

MANFAATKAN KEMAJUAN TEKNOLOGI: Tak bisa bertatap muka langsung karena pandemi, warga tetap bisa bersilaturahmi lewat video call. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Inilah rekaman lensa fotografer Jawa Pos Radar Bromo Zainal Arifin di hari raya dalam situasi yang tak biasa itu di Kota Probolinggo. (*)