Bekas Pasar Ternak Lama Enggan Ditempati Berjualan Pedagang

KANIGARAN, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo telah menutup sementara operasional Pasar Ternak di Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih. Namun, sejumlah pedagang terus berusaha mencari tempat untuk berjualan. Termasuk, menggelar dagangannya di lahan pasar ternak lama di Kelurahan/Kecamatan Wonoasih.

Namun, sejatinya pemilik lahan pasar lama keberatan dengan keberadaan mereka. Seperti diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) Kota Probolinggo Sudiman. “Pemilik lahan sendiri tidak mau lahannya digunakan untuk berjualan sapi. Pemilik lahan menolak lahannya digunakan untuk berjualan demi memutus mata rantai penularan korona,” ujarnya.

Sudiman mengaku, menyadari upaya yang dilakukan pedagang sapi untuk tetap memaksa berjualan merupakan upaya untuk mencari nafkah bagi keluarga. Namun, pemerintah juga berkewajiban menjaga warganya dari penularan wabah virus korona.

Diketahui, Penutupan Pasar Ternak Jrebeng Kidul membuat ratusan pedagang yang biasa berjualan di pasar ini mencari alternatif lokasi lain. Bahkan, mereka sempat nekat berjualan di Pasar Ternak Jrebeng Kidul, meski sudah ditutup karena adanya pandemi Covid-19. (put/rud/fun)