alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Temukan Bangunan Bersejarah di Kebun Stroberi Lereng Bromo

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

Bangunan yang diduga dari Kerajaan Majahapahit, ditemukan di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Bahkan, jauh sebelum itu warga setempat pernah menemukan koin kuno dan arca. Seperti apa kondisinya?

ARIF MASHUDI – Sukapura, Radar Bromo

Sebuah bangunan yang diduga berasal dari zaman Kerajaan Majapahit ditemukan di lahan wisata Kebun Stroberi di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. Ya, pada 2019 Pemdes Sapikerep melalui BUMDes manfaatkan tanah kas desa itu menjadi destinasi wisata Kebun Stroberi.

Lokasinya tidak jauh dari Balai Desa Sapikerep atau Jalan Raya Bromo. Masuk jalan desa ke barat sejauh sekitar 1,5 kilometer. Tak kurang dari lima menit perjalanan, sampai di lokasi wisata kebun stroberi. Hamparan lahan seluas sekitar 2.500 meter persegi itu pun dipenuhi dengan tanaman stroberi.

Di tengah pembangunan sejumlah fasilitas kebun stroberi itu, warna menemukan batu-batu yang tersusun rapi. Tepatnya di tepi kebun stroberi. Karena curiga, warga terus membersihkan tanah yang menutup batu-batu tersebut.

Hingga akhirnya terlihat sebuah bangunan berupa batu yang tertutun rapi. Kini, bangunan yang diduga prasasti itu ditutupi dengan atap plastik sederhana. Kemudian, sekelilingnya dipasang garis kuning sebagai tanda. Supaya warga tidak mendekat atau merusak bangunan itu.

”Kami tidak lanjutkan menggali tanah di bagian ini. Karena takut bangunan yang diduga peninggalan kerajaan itu rusak. Sekarang kami pasang garis kuning dan ditutupi terpal plastik seadanya,” kata Kades Sapikerep Suwandi.

Suwandi bercerita, bangunan itu pertama kali ditemukan warga yang sedang bekerja di kawasan wisata kebun stroberi Sapikerep. Saat itu warga tengah membangun fasilitas tambahan di kebun stroberi.

“Saya pun minta untuk tidak dilanjutkan menggali tanah itu makin dalam. Hanya meminta warga untuk membesihkan tanah-tanah di sekitar batu-batu itu. Karena takut merusak bagian bangunan kuno itu,” ceritanya.

Suwandi mengaku tidak tahu bangunan itu dulunya apa. Dia menduga prasasti. Namun dia juga tidak bisa menebak bangunan itu dibangun pada zaman kerajaan apa. Tetapi pihaknya sudah melaporkan temuan bangunan itu ke Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari dan tembusan ke Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo.

”Kalau melihat dari bangunannya yang berbentuk kotak dan batu-batu tersusun rapi, seperti prasasti peninggalan kerajaan. Kemungkinan berasal dari kerajaan Majapahit,” ungkapnya.

Suwandi pun berharap segera ada tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk melihat dan meneliti temuan bangunan yang diduga prasasti kerajaan itu. Mengingat, penemuan barang kuno seperti ini tidak hanya terjadi sekali di desanya.

Masih di tempat yang sama, beberapa waktu lalu warga juga menemukan koin kuno dan arca. “Mungkin di kawasan itu masih banyak peninggalan barang kuno. Tapi kami menunggu pihak yang berwenang. Jika memang dinyatakan bukan prasasti kerajaan, biar kami juga bisa melanjutkan pengembangan kebun stroberi,” paparnya.

BPCB Jatim Korwil Probolinggo Abdurahman menyebut, dirinya sudah mengetahui adanya penemuan bangunan itu. Dia pun sudah datang ke kebun stroberi untuk melihat kondisinya, beberapa waktu lalu.

“Saya sudah ke lokasi untuk melihat bangunan itu. Namun, memang sifatnya hanya melihat saja. Bukan atas nama BPCB Jatim,” tuturnya.

BPCB Jatim, menurutnya, bisa turun setelah ada permintaan resmi dari dinas terkait. Dalam hal ini Disporaparbud Kabupaten Probolinggo.

“Jadi, pihak desa bersurat ke dinas dan dinas memberitahu ke BPCB. Setelah itu baru petugas dari BPCB turun ke lokasi,” tuturnya. (hn)

 

 

Mobile_AP_Rectangle 1

Bangunan yang diduga dari Kerajaan Majahapahit, ditemukan di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Bahkan, jauh sebelum itu warga setempat pernah menemukan koin kuno dan arca. Seperti apa kondisinya?

ARIF MASHUDI – Sukapura, Radar Bromo

Mobile_AP_Half Page

Sebuah bangunan yang diduga berasal dari zaman Kerajaan Majapahit ditemukan di lahan wisata Kebun Stroberi di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. Ya, pada 2019 Pemdes Sapikerep melalui BUMDes manfaatkan tanah kas desa itu menjadi destinasi wisata Kebun Stroberi.

Lokasinya tidak jauh dari Balai Desa Sapikerep atau Jalan Raya Bromo. Masuk jalan desa ke barat sejauh sekitar 1,5 kilometer. Tak kurang dari lima menit perjalanan, sampai di lokasi wisata kebun stroberi. Hamparan lahan seluas sekitar 2.500 meter persegi itu pun dipenuhi dengan tanaman stroberi.

Di tengah pembangunan sejumlah fasilitas kebun stroberi itu, warna menemukan batu-batu yang tersusun rapi. Tepatnya di tepi kebun stroberi. Karena curiga, warga terus membersihkan tanah yang menutup batu-batu tersebut.

Hingga akhirnya terlihat sebuah bangunan berupa batu yang tertutun rapi. Kini, bangunan yang diduga prasasti itu ditutupi dengan atap plastik sederhana. Kemudian, sekelilingnya dipasang garis kuning sebagai tanda. Supaya warga tidak mendekat atau merusak bangunan itu.

”Kami tidak lanjutkan menggali tanah di bagian ini. Karena takut bangunan yang diduga peninggalan kerajaan itu rusak. Sekarang kami pasang garis kuning dan ditutupi terpal plastik seadanya,” kata Kades Sapikerep Suwandi.

Suwandi bercerita, bangunan itu pertama kali ditemukan warga yang sedang bekerja di kawasan wisata kebun stroberi Sapikerep. Saat itu warga tengah membangun fasilitas tambahan di kebun stroberi.

“Saya pun minta untuk tidak dilanjutkan menggali tanah itu makin dalam. Hanya meminta warga untuk membesihkan tanah-tanah di sekitar batu-batu itu. Karena takut merusak bagian bangunan kuno itu,” ceritanya.

Suwandi mengaku tidak tahu bangunan itu dulunya apa. Dia menduga prasasti. Namun dia juga tidak bisa menebak bangunan itu dibangun pada zaman kerajaan apa. Tetapi pihaknya sudah melaporkan temuan bangunan itu ke Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari dan tembusan ke Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo.

”Kalau melihat dari bangunannya yang berbentuk kotak dan batu-batu tersusun rapi, seperti prasasti peninggalan kerajaan. Kemungkinan berasal dari kerajaan Majapahit,” ungkapnya.

Suwandi pun berharap segera ada tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk melihat dan meneliti temuan bangunan yang diduga prasasti kerajaan itu. Mengingat, penemuan barang kuno seperti ini tidak hanya terjadi sekali di desanya.

Masih di tempat yang sama, beberapa waktu lalu warga juga menemukan koin kuno dan arca. “Mungkin di kawasan itu masih banyak peninggalan barang kuno. Tapi kami menunggu pihak yang berwenang. Jika memang dinyatakan bukan prasasti kerajaan, biar kami juga bisa melanjutkan pengembangan kebun stroberi,” paparnya.

BPCB Jatim Korwil Probolinggo Abdurahman menyebut, dirinya sudah mengetahui adanya penemuan bangunan itu. Dia pun sudah datang ke kebun stroberi untuk melihat kondisinya, beberapa waktu lalu.

“Saya sudah ke lokasi untuk melihat bangunan itu. Namun, memang sifatnya hanya melihat saja. Bukan atas nama BPCB Jatim,” tuturnya.

BPCB Jatim, menurutnya, bisa turun setelah ada permintaan resmi dari dinas terkait. Dalam hal ini Disporaparbud Kabupaten Probolinggo.

“Jadi, pihak desa bersurat ke dinas dan dinas memberitahu ke BPCB. Setelah itu baru petugas dari BPCB turun ke lokasi,” tuturnya. (hn)

 

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2