alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Sidak Proyek Lanjutan Pasar Baru, Dewan Soroti Material Urukan Lantai

KANIGARAN, Radar Bromo – Proyek lanjutan pembangunan Pasar Baru Probolinggo menjadi sorotan dewan. Jumat (24/9) pagi, sejumlah anggota Komisi III, melakukan sidak ke lokasi. Hasilnya, dewan menemukan ada konstruksi lantai dasar yang tidak sesuai spesifikasi.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sidak dilakukan sekitar pukul 10.00. Mereka yang sidak adalah anggota Komisi III yang tak ikut rapat pembahasan Banggar.

Proyek senilai Rp 4 miliar yang dikerjakan oleh CV Rollas asal Bangil, Kabupaten Pasuruan itu pun didapati ada yang tidak sesuai spesifikasi. Seperti material dasar lantai yang ada saat itu dari koral. Padahal seharusnya pasir dengan ketentuan tebal 10 cm sebelum diplester dengan keramik ataupun lainnya. Namun tidak ditemukan pasir dalam pengerjaan lantainya tersebut.

Joko, pengawas proyek lanjutan tersebut menerangkan bahwa material koral itu dilakukan sementara waktu. Tujuannya hanya untuk perataan serta memudahkan para pekerja, baik dalam hal mengangkut material dan lainnya.

“Jadi ini (koral) hanya sementara saja. Tujuannya untuk menemukan dasar tanah saja. Sebab saat kami kerjakan, kondisinya tidak rata. Sehingga di-bruk dengan koral. Nah, untuk ketinggiannya sendiri beragam. Ada yang 30 sentimeter sampai dengan 50 sentimeter. Nantinya akan diuruk lagi sedalam 20 sentimeter yang kemudian diganti dengan pasir sesuai spesifikasi. Hanya semenatra dan untuk memudahkan akses pekerja dalam mengangkut material,” beber Joko.

Hal senada juga diungkapkan Rahman Kurniadi, selaku PPKOM dari Dinas PUPR-Perkim. Pria yang juga menjabat sebagai Plt Bidang Cipta Karya itu menerangkan bahwa sejak awal pelaksanaan, tidak ada di spesifikasi. Namun karena levelnya terlalu jauh, maka dilakukan perataan. Tujuannya yakni untuk mengetahui dasar tanah.

Selain itu level yang terlalu jauh tersebut membuat pekerja kesulitan sehingga dilakukan perataan. Nah, untuk mencapai level tersebut digunakan bahan atau material yang murah. Namun, nantinya tetap sesuai dengan komitmen dan sesuai spesifikasi, akan diberikan pasir dengan kedalaman 20 sentimeter.

KANIGARAN, Radar Bromo – Proyek lanjutan pembangunan Pasar Baru Probolinggo menjadi sorotan dewan. Jumat (24/9) pagi, sejumlah anggota Komisi III, melakukan sidak ke lokasi. Hasilnya, dewan menemukan ada konstruksi lantai dasar yang tidak sesuai spesifikasi.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sidak dilakukan sekitar pukul 10.00. Mereka yang sidak adalah anggota Komisi III yang tak ikut rapat pembahasan Banggar.

Proyek senilai Rp 4 miliar yang dikerjakan oleh CV Rollas asal Bangil, Kabupaten Pasuruan itu pun didapati ada yang tidak sesuai spesifikasi. Seperti material dasar lantai yang ada saat itu dari koral. Padahal seharusnya pasir dengan ketentuan tebal 10 cm sebelum diplester dengan keramik ataupun lainnya. Namun tidak ditemukan pasir dalam pengerjaan lantainya tersebut.

Joko, pengawas proyek lanjutan tersebut menerangkan bahwa material koral itu dilakukan sementara waktu. Tujuannya hanya untuk perataan serta memudahkan para pekerja, baik dalam hal mengangkut material dan lainnya.

“Jadi ini (koral) hanya sementara saja. Tujuannya untuk menemukan dasar tanah saja. Sebab saat kami kerjakan, kondisinya tidak rata. Sehingga di-bruk dengan koral. Nah, untuk ketinggiannya sendiri beragam. Ada yang 30 sentimeter sampai dengan 50 sentimeter. Nantinya akan diuruk lagi sedalam 20 sentimeter yang kemudian diganti dengan pasir sesuai spesifikasi. Hanya semenatra dan untuk memudahkan akses pekerja dalam mengangkut material,” beber Joko.

Hal senada juga diungkapkan Rahman Kurniadi, selaku PPKOM dari Dinas PUPR-Perkim. Pria yang juga menjabat sebagai Plt Bidang Cipta Karya itu menerangkan bahwa sejak awal pelaksanaan, tidak ada di spesifikasi. Namun karena levelnya terlalu jauh, maka dilakukan perataan. Tujuannya yakni untuk mengetahui dasar tanah.

Selain itu level yang terlalu jauh tersebut membuat pekerja kesulitan sehingga dilakukan perataan. Nah, untuk mencapai level tersebut digunakan bahan atau material yang murah. Namun, nantinya tetap sesuai dengan komitmen dan sesuai spesifikasi, akan diberikan pasir dengan kedalaman 20 sentimeter.

MOST READ

BERITA TERBARU

/