alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Dibuka usai Libur Lebaran, Bromo Langsung Diserbu Wisatawan

SUKAPURA, Radar Bromo – Wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) sudah dinanti-nanti banyak pengunjung. Senin (24/5) adalah hari pertama dibuka pascaliburan hari raya Idul Fitri. Ribuan wisatawan sudah langsung berkunjung ke wisata salah satu kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pembukaan wisata BTS di tengah pandemi Covid-19, tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Semua petugas dan pengunjung, wajib terapkan prokes. Wisatawan yang datang selain wajib memakai masker, harus menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter atau hasil rapid test.

Ribuan wisatawan dari semua pintu wisata Bromo, datang sesuai jadwal. Mereka mengunjungi site destinasi wisata Bromo sesuai tiket masuk yang telah dipesan lewat online. Sehingga, tidak sampai terjadi kerumunan pengunjung di satu site destinasi Bromo.

”Hari pertama wisata Bromo dibuka setelah ditutup selama liburan hari raya Lebaran, cukup ramai. Alhamdulillah, ternyata wisata Bromo memang sudah dinanti-nanti pengunjung,” kata Choirul Umam, salah satu wistawan Bromo.

Mahfud Sholeh, 37, salah satu wisatawan asal Denpasar Bali mengatakan, dirinya bersama keluarga, pulang ke halaman kampungnya di Probolinggo. Namun, dirinya sengaja tidak keburu kembali ke Denpasar. Karena, dirinya sudah niat mau berkunjung ke Bromo. Sehingga, dirinya pun baru rencanakan pulang ke Denpasar Rabu (26/5).

”Alhamdulillah bisa berkunjung ke wisata Bromo juga. Saya harus tunda kembali ke Denpasar, karena menunggu Bromo dibuka dan bisa datang berkunjung lebih dulu,” kata bapak tiga anak itu.

Sementara itu, Sarif Hidayat selaku Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengatakan, kuota kunjungan wisata Bromo selama pandemi Covid-19, tetap sama dibatasi 50 persen dari kuota hari normal. Untuk kemarin, hari pertama wisata BTS dibuka setelah ditutup sementara selama liburan hari raya Lebaran, cukup ramai. Ternyata, wisata BTS tetap dinanti-nanti wisatawan.

”Hari Senin tanggal 24 Mei, jumlah pengunjung yang datang ke Bromo ada 1.187 orang. Itu kunjungan dari semua pintu wisata Bromo, baik dari Probolinggo, Malang, Pasuruan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. (mas/fun)

SUKAPURA, Radar Bromo – Wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) sudah dinanti-nanti banyak pengunjung. Senin (24/5) adalah hari pertama dibuka pascaliburan hari raya Idul Fitri. Ribuan wisatawan sudah langsung berkunjung ke wisata salah satu kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pembukaan wisata BTS di tengah pandemi Covid-19, tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Semua petugas dan pengunjung, wajib terapkan prokes. Wisatawan yang datang selain wajib memakai masker, harus menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter atau hasil rapid test.

Ribuan wisatawan dari semua pintu wisata Bromo, datang sesuai jadwal. Mereka mengunjungi site destinasi wisata Bromo sesuai tiket masuk yang telah dipesan lewat online. Sehingga, tidak sampai terjadi kerumunan pengunjung di satu site destinasi Bromo.

”Hari pertama wisata Bromo dibuka setelah ditutup selama liburan hari raya Lebaran, cukup ramai. Alhamdulillah, ternyata wisata Bromo memang sudah dinanti-nanti pengunjung,” kata Choirul Umam, salah satu wistawan Bromo.

Mahfud Sholeh, 37, salah satu wisatawan asal Denpasar Bali mengatakan, dirinya bersama keluarga, pulang ke halaman kampungnya di Probolinggo. Namun, dirinya sengaja tidak keburu kembali ke Denpasar. Karena, dirinya sudah niat mau berkunjung ke Bromo. Sehingga, dirinya pun baru rencanakan pulang ke Denpasar Rabu (26/5).

”Alhamdulillah bisa berkunjung ke wisata Bromo juga. Saya harus tunda kembali ke Denpasar, karena menunggu Bromo dibuka dan bisa datang berkunjung lebih dulu,” kata bapak tiga anak itu.

Sementara itu, Sarif Hidayat selaku Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengatakan, kuota kunjungan wisata Bromo selama pandemi Covid-19, tetap sama dibatasi 50 persen dari kuota hari normal. Untuk kemarin, hari pertama wisata BTS dibuka setelah ditutup sementara selama liburan hari raya Lebaran, cukup ramai. Ternyata, wisata BTS tetap dinanti-nanti wisatawan.

”Hari Senin tanggal 24 Mei, jumlah pengunjung yang datang ke Bromo ada 1.187 orang. Itu kunjungan dari semua pintu wisata Bromo, baik dari Probolinggo, Malang, Pasuruan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/