alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Polairud Perketat Prokes saat Petolekoran Warga Gili

MAYANGAN, Radar Bromo– Menjelang tradisi Petolekoran yang dilakukan warga Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, jadi perhatian banyak pihak. Termasuk Satpolairud Polres Probolinggo.

Plairud akan menggelar patroli serta pengamanan. Termasuk memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) demi mencegah penularan Covid-19.

Kasatpolairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, antisipasi tradisi Petolekoran sama seperti yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir. Pihaknya akan melakukan pengamanan arus penumpang kapal tradisional dari Pulau Gili Ketapang, Gili Mandangin, Sampang Madura, menuju Kota Probolinggo.

Pihaknya berharap warga yang hendak bersilaturahmi dan berbelanja di Kota Probolinggo, tetap dalam keadaan aman dan selamat. Sebelum memasuki Petolekoran, Slamet mengaku, akan mengecek kelayakan dan alat keselamatan kapal-kapal tradisional.

“Ketika ada musibah yang tak terduga saat Petolekoran, penumpang tetap safety dan selamat,” ujarnya.

Ia mengaku juga akan memperketat persoalan prokes. Minimal warga harus menggunakan masker. Karena, sejauh ini, korona belum berakhir. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk vaksin booster,” ujarnya. (rpd/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo– Menjelang tradisi Petolekoran yang dilakukan warga Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, jadi perhatian banyak pihak. Termasuk Satpolairud Polres Probolinggo.

Plairud akan menggelar patroli serta pengamanan. Termasuk memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) demi mencegah penularan Covid-19.

Kasatpolairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, antisipasi tradisi Petolekoran sama seperti yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir. Pihaknya akan melakukan pengamanan arus penumpang kapal tradisional dari Pulau Gili Ketapang, Gili Mandangin, Sampang Madura, menuju Kota Probolinggo.

Pihaknya berharap warga yang hendak bersilaturahmi dan berbelanja di Kota Probolinggo, tetap dalam keadaan aman dan selamat. Sebelum memasuki Petolekoran, Slamet mengaku, akan mengecek kelayakan dan alat keselamatan kapal-kapal tradisional.

“Ketika ada musibah yang tak terduga saat Petolekoran, penumpang tetap safety dan selamat,” ujarnya.

Ia mengaku juga akan memperketat persoalan prokes. Minimal warga harus menggunakan masker. Karena, sejauh ini, korona belum berakhir. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk vaksin booster,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/