alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Sasaran Vaksinasi Nakes di Kota Probolinggo Bertambah

MAYANGAN, Radar Bromo – Sasaran vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kota Probolinggo, diperkirakan akan bertambah. Sebab, ada perubahan peraturan dari Kementerian Kesehatan mengenai diperbolehkan penyintas Covid-19, warga lanjut usia (lansia), serta pasien dengan komorbid untuk mendapat vaksin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, vaksinasi tahap pertama untuk nakes sebenarnya sudah. Namun karena ada peraturan baru dari Kementerian Kesehatan, maka nakes yang sebelumnya tidak boleh divaksin sekarang masuk dalam data sasaran vaksin.

Pada tahap pertama sasaran vaksinasi ada 1.800 orang. Namun realisasinya melebihi jumlah sasaran, mencapai 1.810 orang. Sedangkan, total keseluruhan sasaran vaksin untuk sumber daya manusia kesehatan mencapai 1.928 orang.

Namun bagi nakes penyintas Covid, lansia, maupun komorbid masih harus menunggu vaksin. Sebab, vaksin tahap pertama yang datang sesuai sasaran awal yang diajukan DKP2KB.

“Bagi yang menjadi penyintas Covid-19, minimal 3 bulan dinyatakan sembuh baru bisa divaksin. Perubahan peraturan ini karena ada penelitian terbaru yang memperbolehkan untuk divaksin,” ujarnya.

Peraturan Kementerian Kesehatan tertuang dalam SE Nomor HK.02.02/1/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid, penyintas Covid-19, serta sasaran tertunda. Ada beberapa kelompok yang diperbolehkan divaksin. Di antaranya, lansia, penyintas Covid 19, pasien dengan komorbid, serta ibu menyusui. (put/rud/fun)

MAYANGAN, Radar Bromo – Sasaran vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kota Probolinggo, diperkirakan akan bertambah. Sebab, ada perubahan peraturan dari Kementerian Kesehatan mengenai diperbolehkan penyintas Covid-19, warga lanjut usia (lansia), serta pasien dengan komorbid untuk mendapat vaksin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, vaksinasi tahap pertama untuk nakes sebenarnya sudah. Namun karena ada peraturan baru dari Kementerian Kesehatan, maka nakes yang sebelumnya tidak boleh divaksin sekarang masuk dalam data sasaran vaksin.

Pada tahap pertama sasaran vaksinasi ada 1.800 orang. Namun realisasinya melebihi jumlah sasaran, mencapai 1.810 orang. Sedangkan, total keseluruhan sasaran vaksin untuk sumber daya manusia kesehatan mencapai 1.928 orang.

Namun bagi nakes penyintas Covid, lansia, maupun komorbid masih harus menunggu vaksin. Sebab, vaksin tahap pertama yang datang sesuai sasaran awal yang diajukan DKP2KB.

“Bagi yang menjadi penyintas Covid-19, minimal 3 bulan dinyatakan sembuh baru bisa divaksin. Perubahan peraturan ini karena ada penelitian terbaru yang memperbolehkan untuk divaksin,” ujarnya.

Peraturan Kementerian Kesehatan tertuang dalam SE Nomor HK.02.02/1/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid, penyintas Covid-19, serta sasaran tertunda. Ada beberapa kelompok yang diperbolehkan divaksin. Di antaranya, lansia, penyintas Covid 19, pasien dengan komorbid, serta ibu menyusui. (put/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/