alexametrics
25C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Positif Covid-19, Wawali Probolinggo Dirujuk ke RS di Surabaya

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Wakil Wali (Wawali) Kota Probolinggo Moch Soufis Subri tak ngantor beberapa hari terakhir. Itu lantaran orang nomor 2 di Kota Probolinggo itu tengah dirawat di Rumah Sakit lantaran terpapar Covid-19.

Kabar wawali terpapar korona awalnya beredar melalui pesan whatsapp berantai pada Selasa pagi (24/11). Pesan chat WA itu berisi:

“Assalamualaikum Wr Wb. Mhn sambung doa untuk Bapak HMS Subri (Wakil Walikota Probolinggo) yang mulai kemarin malam dirujuk ke Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya karena terpapar Covid 19. Perkembangan terakhir beliau masuk ICU dengan perlakuan ventilator sejak tadi malam. Semoga Allah berikan kekuatan, kesabaran dan mengangkat penyakitnya menuju kesembuhan kembali. Al Fatihah”.

Selasa pagi (24/11) Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin memberikan konfirmasi kepada awak media di rumah dinasnya. “Mohon doanya, agar (Wawali Subri) diberi kekuatan semoga bisa beraktivitas kembali di Pemerintah Kota Probolinggo untuk kemashlatan masyarakat,” ujarnya pada sejumlah wartawan.

Menurut wali kota, wawali masih ngantor pada Rabu (18/11). Wawali Subri saat itu beraktivitas di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan menerima kunjungan DPR RI.

Di hari yang sama, Wawali lantas mengikuti rapat paripurna di DPRD Kota Probolinggo. Tapi, saat itu kondisinya sudah kurang sehat.

Bahkan dari informasi yang diterima, sebenarnya Rabu sudah kurang enak badan tapi tetap berusaha menjalankan tugas. “Sekarang sedang dirawat di rumah sakit di Surabaya setelah sebelumnya dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera pulih,” harapnya.

Pihak pemkot sendiri sudah melakukan tracing dan penyemprotan di lingkungan keluarga dan kantor pemkot sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Semua hasil tracing disebutkan non-reaktif.

Kasus Covid-19 di Kota Probolinggo sendiri kembali merangkak naik. Bila pada Oktober lalu pasien Covid-19 yang dirawat tinggal 4 orang, kini sudah mencapai 50 orang lebih.

Naiknya kasus Covid-19 itu pun jadi perhatian. Senin (23/11) digelar audiensi bersama forum silaturahmi Kamtibmas Kota Probolinggo di aula Mapolres Probolinggo Kota.

“Karena sudah ada peringatan, pusat kegiatan yang melibatkan kerumunan massa jika dilanggar akan kena sanksi. Nanti kami akan membuat surat keputusan bersama, semacam panduan untuk kita lakukan bersama mengingat kondisi perkembangan COVID 19 yang semakin meningkat,” kata Habib Hadi saat itu.

Habib Hadi pun mengajak seluruh masyarakat menjaga protokol kesehatan. “Ayo bersama-sama mengedepankan protokol kesehatan karena COVID 19 jadi tantangan yang harus kita hadapi bersama-sama. Sekali lagi, mohon doanya untuk kesehatan wawali supaya bisa kembali beraktivitas kembali,” harap Habib Hadi. (mie)

MOST READ

BERITA TERBARU