alexametrics
30 C
Probolinggo
Monday, 8 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

BPBD Evakuasi 18 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KANIGARAN, Radar Bromo – Hujan yang menerpa Kabupaten Probolinggo Minggu (22/11) lalu masih menyisakan pekerjaan bagi Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat. Terhitung lebih dari 18 rumah yang rusak akibat angin kencang masih terus dilakukan evakuasi hingga Senin (23/11).

Dari informasi yang dihimpun, hujan yang mengguyur sejak sore kemarin itu, sedikitya dari lebih dari 18 rumah yang terdampak angin kencang 15 di antaranya mengalami rusak ringan dan 3 di antaranya mengalami rusak sedang. Selain itu ada 19 pohon tumbang dan akses jalan terhambat akibat pohon tumbang.

Beberapa kejadian tersebut terjadi di Tiga Kecamatan, Yakni Kecamatan Tegalsiwalan, Banyuanyar dan Sukapura. Di mana kejadian tersebut tersebar di 5 desa di 3 Kecamatan Tersebut.

“Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar sendiri ada Pohon tumbang menutup akses jalan, namun sudah diamankan oleh petugas kami. Sedangkan Desa Gununggeni Kecamatan Banyuanyar Banyak pohon sengon roboh menghalangi akses jalan dan tiang listrik roboh. Ada juga di Kecamatan Sukapura yang Plengsengan menimpa rumah warga sehingga mengalami rusak sedang,” ujar Sugeng Suprisayoga Kabid Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Senin (23/11).

Dari beberapa lokasi yang terdampak bencana angin kencang saat hujan mengguyur tersebut Sugeng menjelaskan bahwa masih ada beberapa lokasi masih dalam proses survei perihal rumah terdampak. Mengingat ada beberapa laporan beberapa rumah yang masih belum dicek.

“Seperti Desa Bulujaran Kidul itu masih kami akan lakukan survei. Sebab ada laporan bahwa di sana ada beberapa rumah yang terdampak juga. Sementara ini kami memang fokus di Desa Gununggeni yang 18 rumah itu. Di Sukapura sendiri juga masih ada beberapa rumah rusak juga,” ujarnya.

Di samping itu, selain melakukan asesmen pihak BPBD setempat juga berencana akan melakukan distribusi bantuan kelokasi yang terdampak bencana. Namun begitu proses bantuan tersebut masih menunggu keputusan dari pihak pimpinannya.

“Untuk bantuan seperti pada tahun lalu, kamu maaih konfirmasi ke pimpinan. Rencananya memang akan dilakukan, namun masih menunggu keputusan pimpinan,” ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KANIGARAN, Radar Bromo – Hujan yang menerpa Kabupaten Probolinggo Minggu (22/11) lalu masih menyisakan pekerjaan bagi Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat. Terhitung lebih dari 18 rumah yang rusak akibat angin kencang masih terus dilakukan evakuasi hingga Senin (23/11).

Dari informasi yang dihimpun, hujan yang mengguyur sejak sore kemarin itu, sedikitya dari lebih dari 18 rumah yang terdampak angin kencang 15 di antaranya mengalami rusak ringan dan 3 di antaranya mengalami rusak sedang. Selain itu ada 19 pohon tumbang dan akses jalan terhambat akibat pohon tumbang.

Beberapa kejadian tersebut terjadi di Tiga Kecamatan, Yakni Kecamatan Tegalsiwalan, Banyuanyar dan Sukapura. Di mana kejadian tersebut tersebar di 5 desa di 3 Kecamatan Tersebut.

Mobile_AP_Half Page

“Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar sendiri ada Pohon tumbang menutup akses jalan, namun sudah diamankan oleh petugas kami. Sedangkan Desa Gununggeni Kecamatan Banyuanyar Banyak pohon sengon roboh menghalangi akses jalan dan tiang listrik roboh. Ada juga di Kecamatan Sukapura yang Plengsengan menimpa rumah warga sehingga mengalami rusak sedang,” ujar Sugeng Suprisayoga Kabid Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Senin (23/11).

Dari beberapa lokasi yang terdampak bencana angin kencang saat hujan mengguyur tersebut Sugeng menjelaskan bahwa masih ada beberapa lokasi masih dalam proses survei perihal rumah terdampak. Mengingat ada beberapa laporan beberapa rumah yang masih belum dicek.

“Seperti Desa Bulujaran Kidul itu masih kami akan lakukan survei. Sebab ada laporan bahwa di sana ada beberapa rumah yang terdampak juga. Sementara ini kami memang fokus di Desa Gununggeni yang 18 rumah itu. Di Sukapura sendiri juga masih ada beberapa rumah rusak juga,” ujarnya.

Di samping itu, selain melakukan asesmen pihak BPBD setempat juga berencana akan melakukan distribusi bantuan kelokasi yang terdampak bencana. Namun begitu proses bantuan tersebut masih menunggu keputusan dari pihak pimpinannya.

“Untuk bantuan seperti pada tahun lalu, kamu maaih konfirmasi ke pimpinan. Rencananya memang akan dilakukan, namun masih menunggu keputusan pimpinan,” ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2