alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Juri MBS Minta Nikmati Proses Penilaian

DEWAN juri Penganugerahan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) terus melakukan visitasi ke sejumlah sekolah. Memasuki hari kedua Rabu (23/9), juri mengunjungi SMPN 1 dan SMPN 2 Kota Probolinggo.

Dalam visitasi ini, juri minta para guru dan perangkat sekolah tidak tegang. Sebab, jika tegang bisa membuat jawabannya tidak akan selaras dengan pertanyaan yang diajukan. Mengingat, wawancara merupakan hal penting untuk melengkapi dokumen yang ada.

Salah satu juri untuk tingkat SMP, Kholis Hasyim mengatakan, proses penilaian hendaknya dinikmati dan tidak perlu terlalu tegang. “Siapapun banyak yang tidak suka dinilai. Makanya, saat akan dilakukan penilaian, tiga bulan sebelumnya sejumlah lembaga mulai mempersiapkan datanya. Harapan saya proses penilaian ini dinikmati saja. Sehingga, tidak terlalu tegang. Sebab, jika tegang maka kadang ditanya A jawabannya Z,” ujarnya ketika mengunjungi SMPN 2.

Menurutnya, proses wawancara sangat penting, karena dokumen yang disajikan tidak akan berbicara banyak jika tidak ada yang menjelaskan. “Di samping kami melihat dokumen, juga dilakukan wawancara, sehingga ada gambaran yang lebih lengkap,” ujarnya.

Kholis didampingi dua rekannya. Yakni, Dwi Rini yang bertugas memeriksa dokumen RKS dan Endang Sulis, bagian menilai proses pembelajaran online dan sejumlah keunggulan lainnya. Kholis bertugas mengecek dokumen 1, 2, dan 3.

Kepala SMPN 2 Kota Probolinggo Agus Mujianto mengatakan, sekolahnya sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh sejak Maret lalu. Semua guru di sekolahnya juga cukup mahir menggunakan komputer. Termasuk membuat media pembelajaran animasi sendiri. “Insyaallah SMPN 2 sekolah satu-satunya yang sudah tertib melakukan Google Class Room,” ujarnya.

Dengan adanya pembelajaran jarak jauh, kata Agus, sekolahnya tidak begitu kesulitan menerapkannya. Pihaknya berharap apa yang menjadi keunggulan sekolahnya memberikan dampak yang baik dan sesuai harapan.

“Karena dari tahun ini pembelajaran jarak jauh, maka kami yakin tidak ada problem yang begitu besar. Mudah-mudahan hasilnya sesuai harapan,” ujarnya. (rpd/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.