alexametrics
30 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Membahayakan, Perlintasan KA Anggrek Probolinggo Dikeluhkan

KADEMANGAN, Radar Bromo – Jalan di perlintasan kereta api (KA) di Jalan Anggrek, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, kembali dikeluhkan warga. Setelah ada perbaikan rel beberapa pekan lalu, jalan di perlintasan KA ini penuh kerikil dan tidak rata.

Mut’mainah, 34, warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, mengaku selalu waswas ketika melintas di perlintasan KA Jalan Anggrek. Terlebih, ketika pihaknya membawa sejumlah boks berisi ikan menggunakan motor.

“Saya setiap pagi berjualan ikan di sejumlah pasar. Kadang ke Ketapang, kadang juga ke Pasar Bayeman. Setiap melintas di jalan ini (Jalan Anggrek), pasti saya waswas. Sebab, selain tidak rata, kerikilnya juga bikin jalan licin. Apalagi, saya selalu membawa boks ikan,” ujar perempuan tiga anak ini.

Pernyataan senada diungkapkan Slamet Supriyadi, 54, sopir truk asal Kecamatan Tongas. Kemarin, dia terlihat ngeban di Jalang Anggrek, Kelurahan Pilang. Ia menduga roda truknya bocor karena kerikil di perlintasan KA Jalan Anggrek.

“Setiap hari saya muat pasir untuk dikirim ke sejumlah daerah. Rel (perlintasan KA) ini cukup membuat kelimpungan. Saya harus betul-betul hati-hati agar as roda tidak patah, eh malah roda yang bocor,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Purwantoro mengatakan, jalan di perlintasan KA masuk jalan provinsi. Beberapa pekan lalu, pihaknya sudah menyurati Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII agar jalan tersebut segera diperbaiki.

“Untuk pos KA-nya wewenang Dishub. Namun, untuk jalannya, karena masuk jalan nasional, maka wewenang BBPJN. Kami sudah menyuratinya,” ujarnya.

Jawa Pos Radar Bromo juga berusaha mendapatkan keterangan dari Kepala Resort Jalan KA Wilayah Probolinggo Wasito. Namun, sampai berita ini ditulis tadi malam belum berhasil dikonfirmasi. (rpd/rud)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Jalan di perlintasan kereta api (KA) di Jalan Anggrek, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, kembali dikeluhkan warga. Setelah ada perbaikan rel beberapa pekan lalu, jalan di perlintasan KA ini penuh kerikil dan tidak rata.

Mut’mainah, 34, warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, mengaku selalu waswas ketika melintas di perlintasan KA Jalan Anggrek. Terlebih, ketika pihaknya membawa sejumlah boks berisi ikan menggunakan motor.

“Saya setiap pagi berjualan ikan di sejumlah pasar. Kadang ke Ketapang, kadang juga ke Pasar Bayeman. Setiap melintas di jalan ini (Jalan Anggrek), pasti saya waswas. Sebab, selain tidak rata, kerikilnya juga bikin jalan licin. Apalagi, saya selalu membawa boks ikan,” ujar perempuan tiga anak ini.

Pernyataan senada diungkapkan Slamet Supriyadi, 54, sopir truk asal Kecamatan Tongas. Kemarin, dia terlihat ngeban di Jalang Anggrek, Kelurahan Pilang. Ia menduga roda truknya bocor karena kerikil di perlintasan KA Jalan Anggrek.

“Setiap hari saya muat pasir untuk dikirim ke sejumlah daerah. Rel (perlintasan KA) ini cukup membuat kelimpungan. Saya harus betul-betul hati-hati agar as roda tidak patah, eh malah roda yang bocor,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Purwantoro mengatakan, jalan di perlintasan KA masuk jalan provinsi. Beberapa pekan lalu, pihaknya sudah menyurati Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII agar jalan tersebut segera diperbaiki.

“Untuk pos KA-nya wewenang Dishub. Namun, untuk jalannya, karena masuk jalan nasional, maka wewenang BBPJN. Kami sudah menyuratinya,” ujarnya.

Jawa Pos Radar Bromo juga berusaha mendapatkan keterangan dari Kepala Resort Jalan KA Wilayah Probolinggo Wasito. Namun, sampai berita ini ditulis tadi malam belum berhasil dikonfirmasi. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/