alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Pemdes Ngepoh Dringu Dongkrak PAD melalui Pasar Desa

Menurutnya, unit usaha milik BUMDes akan terus dikembangkan. Tahun depan akan membangun kios untuk usaha las, bengkel, dan tempat cuci motor. Untuk tahap awal, pihaknya sudah melakukan pengurukan.

“Fisiknya insya Allah akan dikerjakan tahun depan. Sebab, anggarannya tidak mencukupi. Penambahan unit usaha ini diperuntukkan mendongkrak PAD (pendapatan asli desa) untuk kas desa,” terangnya.

PEMBERDAYAAN: Pemerintah desa melakukan normalisasi irigasi melalui Program Padat Karya di Dusun Lajuk dengan melibatkan warga. (Pemdes Ngepoh for Jawa Pos Radar Bromo)

Lakukan Pembersihan Saluran Irigasi

Mayoritas warga Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, menggantungkan perekonomiannya terhadap sektor pertanian. Lahan pertanian di desa ini pun cukup luas. Karena itu, irigasinya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah desa.

Kepala Desa Ngepoh Sutrisno mengatakan, tahun ini ada program padat karya membersihkan irigasi di dua titik. Di RT 4/RW 1 sampai RT 5/RW 2 Dusun Makam. Panjangnya sekitar satu kilometer. Tercatat ada 50 orang yang menggarapnya.

Kedua, sepanjang tiga kilometer dari RT 8/RW 2 Dusun Makam sampai RT 12/RW 3 Dusun Lajuk. Dalam proyek ini, pemerintah desa melibatkan 75 orang. Pekerjaannya dilakukan satu hari. Setiap warga diberi upah Rp 35 ribu.

Menurutnya, unit usaha milik BUMDes akan terus dikembangkan. Tahun depan akan membangun kios untuk usaha las, bengkel, dan tempat cuci motor. Untuk tahap awal, pihaknya sudah melakukan pengurukan.

“Fisiknya insya Allah akan dikerjakan tahun depan. Sebab, anggarannya tidak mencukupi. Penambahan unit usaha ini diperuntukkan mendongkrak PAD (pendapatan asli desa) untuk kas desa,” terangnya.

PEMBERDAYAAN: Pemerintah desa melakukan normalisasi irigasi melalui Program Padat Karya di Dusun Lajuk dengan melibatkan warga. (Pemdes Ngepoh for Jawa Pos Radar Bromo)

Lakukan Pembersihan Saluran Irigasi

Mayoritas warga Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, menggantungkan perekonomiannya terhadap sektor pertanian. Lahan pertanian di desa ini pun cukup luas. Karena itu, irigasinya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah desa.

Kepala Desa Ngepoh Sutrisno mengatakan, tahun ini ada program padat karya membersihkan irigasi di dua titik. Di RT 4/RW 1 sampai RT 5/RW 2 Dusun Makam. Panjangnya sekitar satu kilometer. Tercatat ada 50 orang yang menggarapnya.

Kedua, sepanjang tiga kilometer dari RT 8/RW 2 Dusun Makam sampai RT 12/RW 3 Dusun Lajuk. Dalam proyek ini, pemerintah desa melibatkan 75 orang. Pekerjaannya dilakukan satu hari. Setiap warga diberi upah Rp 35 ribu.

MOST READ

BERITA TERBARU

/