alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Masih Banyak Pengendara Terobos Rambu di Jalan Dahlia

MAYANGAN, Radar Bromo – Kesadaran pengguna jalan di Kota Probolinggo, dalam berlalu lintas masih perlu dipupuk. Meski sering ditindak, masih banyak pengendara yang melanggar rambu-rambu lalu lintas. Seperti larangan belok kanan di Jalan Dahlia.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, banyak kendaraan roda dua dari utara di Jalan Dahlia, yang memilih langsung berbelok ke kanan atau barat di Jalan Soekarno Hatta. Padahal, di lokasi ini terdapat rambu-rambu larangan belok kanan dan rambu imbauan belok kiri di median jalan.

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Roni Faslah mengatakan, penindakan dan sosialisasi sudah rutin dilakukan. Namun, mereka tidak juga jera. Saat tidak ada penindakan, pengendara kembali menerobos rambu.

Pihaknya sangat menyayangkan kondisi ini. Sebab, rambu larangan berbelok sudah terpasang di sisi barat Jalan Dahlia. Begitu pula rambu imbauan juga jelas bisa terbaca. “Etika berlalu lintas masih kurang. Sosialisasi akan rutin dilakukan dan kalaupun ditindak, bisa kami tindak dengan melakukan penilangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, rambu memang tugas dari Dishub sementara penindakan adalah kewenangan Satlantas. Pihaknya menyayangkan masih adanya pengguna jalan yang menerobos rambu.

“Tanggung jawab bersama adalah sosialisasi dan edukasi. Rambu kan sudah jelas terpasang. Jika menerobos rambu, sebenarnya membahayakan mereka sendiri,” ujarnya. (riz/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Kesadaran pengguna jalan di Kota Probolinggo, dalam berlalu lintas masih perlu dipupuk. Meski sering ditindak, masih banyak pengendara yang melanggar rambu-rambu lalu lintas. Seperti larangan belok kanan di Jalan Dahlia.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, banyak kendaraan roda dua dari utara di Jalan Dahlia, yang memilih langsung berbelok ke kanan atau barat di Jalan Soekarno Hatta. Padahal, di lokasi ini terdapat rambu-rambu larangan belok kanan dan rambu imbauan belok kiri di median jalan.

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Roni Faslah mengatakan, penindakan dan sosialisasi sudah rutin dilakukan. Namun, mereka tidak juga jera. Saat tidak ada penindakan, pengendara kembali menerobos rambu.

Pihaknya sangat menyayangkan kondisi ini. Sebab, rambu larangan berbelok sudah terpasang di sisi barat Jalan Dahlia. Begitu pula rambu imbauan juga jelas bisa terbaca. “Etika berlalu lintas masih kurang. Sosialisasi akan rutin dilakukan dan kalaupun ditindak, bisa kami tindak dengan melakukan penilangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, rambu memang tugas dari Dishub sementara penindakan adalah kewenangan Satlantas. Pihaknya menyayangkan masih adanya pengguna jalan yang menerobos rambu.

“Tanggung jawab bersama adalah sosialisasi dan edukasi. Rambu kan sudah jelas terpasang. Jika menerobos rambu, sebenarnya membahayakan mereka sendiri,” ujarnya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/