alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Anggaran Pemeliharaan 11 Pasar Diajukan UPT

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Anggaran pemeliharaan untuk 11 pasar daerah di Kota Probolinggo, memang sangat minim. Namun anggaran itu merupakan pengajuan dari UPT Pasar.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, anggaran untuk pembangunan Pasar Baru berada di bawah kewenangan Dinas PUPR-Perkim. Sedangkan, untuk pasar lain, pihaknya masih akan mengajukannya.

Terkait masalah anggaran pemeliharaan pasar yang minim, Fitri mengatakan, pengajuan anggaran itu merupakan usulan dari UPT Pasar.

“RKA kan sudah diplot untuk biaya operasional UPT Pasar. Yang merancang adalah UPT Pasar. Nanti akan kami usulkan penambahan di P-APBD 2021. Akan ditambah lagi, sementara anggaran itu dimaksimalkan untuk pembenahan di Pasar Baru yang bocor itu,” ujarnya.

Fitri mengatakan, perbaikan Pasar Baru, terutama yang bocor, telah dilakukan sejak 2020. Namun terkendala dengan terbatasnya anggara, sehingga belum semua bisa diperbaiki.

Diketahui, sejumlah pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo mengeluh. Sebab, kondisi tempatnya berjualan bocor. Tidak hanya saat hujan, ketika hujan reda, sebagian mereka juga harus menerima tetesan air sisa-sisa air hujan dari talang yang bocor. Mendapati kebocoran ini, sejumlah pedagang memasang terpal secara mandiri. (put/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Anggaran pemeliharaan untuk 11 pasar daerah di Kota Probolinggo, memang sangat minim. Namun anggaran itu merupakan pengajuan dari UPT Pasar.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, anggaran untuk pembangunan Pasar Baru berada di bawah kewenangan Dinas PUPR-Perkim. Sedangkan, untuk pasar lain, pihaknya masih akan mengajukannya.

Terkait masalah anggaran pemeliharaan pasar yang minim, Fitri mengatakan, pengajuan anggaran itu merupakan usulan dari UPT Pasar.

Mobile_AP_Half Page

“RKA kan sudah diplot untuk biaya operasional UPT Pasar. Yang merancang adalah UPT Pasar. Nanti akan kami usulkan penambahan di P-APBD 2021. Akan ditambah lagi, sementara anggaran itu dimaksimalkan untuk pembenahan di Pasar Baru yang bocor itu,” ujarnya.

Fitri mengatakan, perbaikan Pasar Baru, terutama yang bocor, telah dilakukan sejak 2020. Namun terkendala dengan terbatasnya anggara, sehingga belum semua bisa diperbaiki.

Diketahui, sejumlah pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo mengeluh. Sebab, kondisi tempatnya berjualan bocor. Tidak hanya saat hujan, ketika hujan reda, sebagian mereka juga harus menerima tetesan air sisa-sisa air hujan dari talang yang bocor. Mendapati kebocoran ini, sejumlah pedagang memasang terpal secara mandiri. (put/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2