alexametrics
29C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

MUI-FKUB Kota Probolinggo Sepakat Sikap Tegas Pangdam Jaya

KEDOPOK, Radar Bromo – Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolingo sepakat mengenai pernyataan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Bahkan MUI-FKUB mendukung pelepasan banner Front Pembela Islam (FPI), bila dianggap mengganggu khalayak.

Ketua MUI kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad menerangkan bahwa tugas TNI secara institusi yaitu menjaga kedaulatan dan pertahanan negara. Menurutnya, kondisi negeri seperti sekarang ini, negara berkewajiban segera mengadakan Silaturrahim (Rekonsiliasi Nasional). “Terkait pembubaran sudah ada pihak yang berkompenten dalam hal itu. Nah, posisi TNI sudah jelas, menjaga kedaulatan dan pertahanan negara.” kata KH Nizar, Minggu (22/11) pagi.

Nizar meneruskan, bahwa hal yang perlu dilakukan salah satunya yakni melakukan musyawarah dialog untuk memperbaiki negeri ini. Hal itu dilakukan sebagaimana yang diamanatkan pendiri negeri. “Yakni tidak ada dusta di antara pemimpin, ego, gengsi, dengki iri dendam, hasut dan buruk sangka dengan harapan terwujudnya kondisi kemasyarakatan kebangsaan kenegaraan yang lebih baik memperoleh ampunan Allah SWT Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur,” tandas KH Nizar.

Termasuk dialog atau silaturahmi di tingkat daerah yang juga wajib segera dilakukan. Agar umat tahu kewajiban mana yang harus dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa, Ukhuwah Islamiyah, Basyariyah, Wathoniyah. “Dialog atau silaturrahim di tingkat daerah, forkopimda, forkopimka perlu agar umat tidak mudah terprovokasi untuk menjaga keutuhan bangsa, ukhuwah islamiyah, basyariyah wathoniyah,” ujar KH Nizar.

Sementara itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo Ali Mochtar menjelaskan, memang seharusnya bersikap tegas, untuk menciptakan kondisi wilayah Kodam Jaya kondusif. Sebab jika hanya Satpol PP yang bersikap proaktif, pasti akan mendapat respons dari kelompok FPI. ”Saya sepakat dengan sikap tegas Pangdam tersebut,” beber Ali Mochtar. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU