alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Petakan Kawasan Pergudangan Sebelum Kembangkan Pelabuhan

MAYANGAN, Radar Bromo – Rencana pembangunan kawasan pelabuhan menuntut Pemkot Probolinggo, bersiap-siap terhadap dampak perkembangan kawasan kota. Salah satunya meningkatnya investasi di bidang perdagangan dan jasa pergudangan.

“Pengembangan kawasan Pelabuhan Probolinggo, akan berdampak ke Kota Probolinggo. Meski ini program Pemprov Jatim, tapi Pemprov telah meminta Kota Probolinggo, mempersiapkan juga dampak dari perkembangan tersebut,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, kemarin.

Termasuk masuknya investasi di bidang perdagangan dan pergudangan. Investor di bidang ini diprediksi akan semakin meningkat dengan rencana pengembangan kawasan pelabuhan yang menelan anggaran sampai Rp 2 triliun ini. “Saat ini kawasan perdagangan dan pergudangan di Kota Probolinggo, juga bertambah. Kami akan memetakan di tiap-tiap kecamatan untuk kawasan pergudangan,” ujarnya.

Pemetaan kawasan pergudangan ini akan melihat jenis material bahan pergudangan. Misalnya, untuk gudang bahan pangan, gudang peralatan industri, gudang peralatan elektronik. “Tapi tidak berarti kami mengabaikan sektor di luar perdagangan dan pergudangan. Sektor pertanian juga penting dengan adanya pengembangan kawasan pelabuhan Probolinggo,” ujar pria yang akrab disapa Tyok ini.

Keberadaan sektor pertanian ini diwujudkan melalui pengembangan pasar agro di wilayah selatan Kota Probolinggo. Pasar Agro ini diharapkan mampu menampung hasil pertanian dari daerah lumbung pangan. Seperti Lumajang, Jember, dan Kabupaten Probolinggo, sebelum dikirim ke luar daerah.

“Hasil pertanian ditampung di pasar agro, kemudian bisa dikirimkan ke luar Jawa melalui Pelabuhan Probolinggo. Di sini pasar agro menjadi penampung hasil pertanian,” ujar Tyok.

Ia mengaku optimistis dengan pengembangan kawasan pelabuhan, tidak hanya menjadikan kota Probolinggo, sebagai city of logistic, tetapi juga city of bussiness. (put/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Rencana pembangunan kawasan pelabuhan menuntut Pemkot Probolinggo, bersiap-siap terhadap dampak perkembangan kawasan kota. Salah satunya meningkatnya investasi di bidang perdagangan dan jasa pergudangan.

“Pengembangan kawasan Pelabuhan Probolinggo, akan berdampak ke Kota Probolinggo. Meski ini program Pemprov Jatim, tapi Pemprov telah meminta Kota Probolinggo, mempersiapkan juga dampak dari perkembangan tersebut,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, kemarin.

Termasuk masuknya investasi di bidang perdagangan dan pergudangan. Investor di bidang ini diprediksi akan semakin meningkat dengan rencana pengembangan kawasan pelabuhan yang menelan anggaran sampai Rp 2 triliun ini. “Saat ini kawasan perdagangan dan pergudangan di Kota Probolinggo, juga bertambah. Kami akan memetakan di tiap-tiap kecamatan untuk kawasan pergudangan,” ujarnya.

Pemetaan kawasan pergudangan ini akan melihat jenis material bahan pergudangan. Misalnya, untuk gudang bahan pangan, gudang peralatan industri, gudang peralatan elektronik. “Tapi tidak berarti kami mengabaikan sektor di luar perdagangan dan pergudangan. Sektor pertanian juga penting dengan adanya pengembangan kawasan pelabuhan Probolinggo,” ujar pria yang akrab disapa Tyok ini.

Keberadaan sektor pertanian ini diwujudkan melalui pengembangan pasar agro di wilayah selatan Kota Probolinggo. Pasar Agro ini diharapkan mampu menampung hasil pertanian dari daerah lumbung pangan. Seperti Lumajang, Jember, dan Kabupaten Probolinggo, sebelum dikirim ke luar daerah.

“Hasil pertanian ditampung di pasar agro, kemudian bisa dikirimkan ke luar Jawa melalui Pelabuhan Probolinggo. Di sini pasar agro menjadi penampung hasil pertanian,” ujar Tyok.

Ia mengaku optimistis dengan pengembangan kawasan pelabuhan, tidak hanya menjadikan kota Probolinggo, sebagai city of logistic, tetapi juga city of bussiness. (put/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/