alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

Ular Sawah Masuk ke rumah Warga di Pabean Dringu

DRINGU, Radar Bromo – Sugeng dan keluarganya, dibuat panik, Selasa (21/9) malam lalu. Sebab, rumah warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu, tiba-tiba kedatangan “tamu tak diundang” yakni seekor ular sawah. Merasa terganggu dan ketakutan pemilik rumah kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) agar ular dievakuasi.

Ular sawah warna coklat lurik yang masuk ke dalam rumah diduga datang dari rerumputan yang berada di sekitar rumah. Lima penghuni rumah kontan dibuat ketakutan. Pemilik rumah berusaha mengevakuasi ular, namun upaya tersebut tak berhasil ditemukan. Akhirnya pemilik rumah menghubungi Damkar.

“Kami mendapatkan informasi pukul 21.00. Selanjutnya kami mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Sebab di rumah itu ada anak kecil,” ujar Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo Sholehudin.

Sebanyak lima petugas Damkar datang ke lokasi. Begitu tiba, penyisiran dilakukan di seluruh sudut rumah. Setelah melakukan penyisiran selama 20 menit, ular ditemukan di rerumputan berada di depan rumah. Sempitnya tempat sedikit menghambat proses evakuasi ular.

Khawatir masih ada ular yang tersisa, penyisiran dilakukan ulang. Namun setelah beberapa menit dilakukan penyisiran tidak ditemukan ular lagi di sekitar rumah.

“Saat ditemukan, posisi ular siap menyerang. Menggunakan tongkat ular yang sudah disiapkan, kemudian tubuh ular kami jepit dan evakuasi menuju tempat yang lebih luas. Lalu ular dimasukkan dalam karung untuk kami amankan,” katanya.

Udin mengatakan ular yang masuk ke dalam rumah dapat terjadi karena rumah kotor sehingga dapat menjadi sarang. Selain itu terjadi karena sawah banyak yang telah menjadi perumahan. Karenanya sarang terusik dan ular berusaha mencari sarang yang baru untuk ditempati.

“Kebanyakan ular yang masuk rumah karena habitatnya sudah menyempit. Akhirnya mencari tempat baru yang kebetulan dekat dengan permukiman,” pungkasnya. (ar/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Sugeng dan keluarganya, dibuat panik, Selasa (21/9) malam lalu. Sebab, rumah warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu, tiba-tiba kedatangan “tamu tak diundang” yakni seekor ular sawah. Merasa terganggu dan ketakutan pemilik rumah kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) agar ular dievakuasi.

Ular sawah warna coklat lurik yang masuk ke dalam rumah diduga datang dari rerumputan yang berada di sekitar rumah. Lima penghuni rumah kontan dibuat ketakutan. Pemilik rumah berusaha mengevakuasi ular, namun upaya tersebut tak berhasil ditemukan. Akhirnya pemilik rumah menghubungi Damkar.

“Kami mendapatkan informasi pukul 21.00. Selanjutnya kami mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Sebab di rumah itu ada anak kecil,” ujar Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo Sholehudin.

Sebanyak lima petugas Damkar datang ke lokasi. Begitu tiba, penyisiran dilakukan di seluruh sudut rumah. Setelah melakukan penyisiran selama 20 menit, ular ditemukan di rerumputan berada di depan rumah. Sempitnya tempat sedikit menghambat proses evakuasi ular.

Khawatir masih ada ular yang tersisa, penyisiran dilakukan ulang. Namun setelah beberapa menit dilakukan penyisiran tidak ditemukan ular lagi di sekitar rumah.

“Saat ditemukan, posisi ular siap menyerang. Menggunakan tongkat ular yang sudah disiapkan, kemudian tubuh ular kami jepit dan evakuasi menuju tempat yang lebih luas. Lalu ular dimasukkan dalam karung untuk kami amankan,” katanya.

Udin mengatakan ular yang masuk ke dalam rumah dapat terjadi karena rumah kotor sehingga dapat menjadi sarang. Selain itu terjadi karena sawah banyak yang telah menjadi perumahan. Karenanya sarang terusik dan ular berusaha mencari sarang yang baru untuk ditempati.

“Kebanyakan ular yang masuk rumah karena habitatnya sudah menyempit. Akhirnya mencari tempat baru yang kebetulan dekat dengan permukiman,” pungkasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU