Proyek Jembatan RSUD Baru di Kota Probolinggo Sudah 85 Persen

KANIGARAN, Radar Bromo – Proses pembangunan dua jembatan RSUD baru dipastikan hampir rampung. Saat ini progresnya mencapai 85 persen.

Estimasinya, pembangunan dua jembatan ini bisa selesai sebelum target yang ditetapkan pada pertengahan Oktober 2020. Harapannya, saat launching pada 28 September, jembatan sudah bisa dilalui.

“Progres jembatan sudah 85-90 persen. Dalam minggu ini sudah dilakukan pengecoran kolom jembatan. Diperkirakan saat launching tanggal 28 September sudah bisa dilalui,” terang Wakil Wali Kota Probolinggo Moch Soufis Subri.

Meski demikian, kontraktor tidak mau jembatan RSUD baru dilalui kendaraan berat saat pembangunan fisik RSUD baru dilakukan. Itulah mengapa, ada persyaratan untuk menyediakan jembatan bailey dalam lelang konstruksi fisik RSUD. Sebab, jembatan yang dibangun masih dalam masa perawatan.

“Jembatan yang baru dibangun dalam proses pemeliharaan. Kontraktor tidak mau jembatan yang dalam pemeliharaan dilewati kendaraan berat,” ujar Subri –panggilannya-.

Dilanjutkan Subri, kendaraan yang keluar masuk ke lokasi pembangunan RSUD baru adalah kendaraan dengan tonase besar. Bahkan, melebihi kapasitas tonase jembatan baru. Sehingga, perlu ada jembatan bailey untuk akses jalan bagi truk pengangkut material.

Saat ini, menurutnya, proses administrasi pembangunan rumah sakit baru sudah selesai. Tinggal penandatanganan kontrak dan langsung di-launching. (put/hn)